Home Headline News Didampingi Istri, H Pahri Azhari Kunjungi Tanah Kelahiran

Didampingi Istri, H Pahri Azhari Kunjungi Tanah Kelahiran

0

SEKAYU,PE – Usai dinyatakan bebas pada 17 Desember lalu, mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Pahri Azhari, menyambangi tanah leluhur di Desa Ulak Paceh Jaya Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Muba, Jumat (21/12).

Kedatangan mantan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate bersama sang istri Lucyanti Pahri ini, disambut meriah ratusan warga desa. Dimana kedatangan tersebut merupakan bagian silaturahmi, dan ungkapan rasa syukur usai menjalani hukuman yang cukup panjang.

“Saya sangat senang hadir disini, tiga tahun lebih kami tidak pernah hadir ditengah masyarakat, terutama di Muba,” ujar Pahri dihadapan warga.

Diceritakan Pahri, dirinya selama ini menempuh pendidikan (jalani masa hukuman) selama tiga tahun. Namun, tetap dijalani sebagaimana mestinya.

“Kami menempuh pendidikan, jauh sekali, tiga tahun kami jalani. Kuncinya sabar dan ikhlas, cobaan kita hadapi, ada yang berat, ringan, dan sangat berat,” ucapnya.

Diakui Pahri, selama menjalani hukuman, dirinya banyak mengambil hikmah dan pengalaman yang sangat tidak terlupakan dalam hidup. Terutama soal agama, dimana dirinya lebih taat menjalani ibadah.

“Pengalaman pendidikan banyak sekali. Di situlah potret masalah sosial yang ada dalam kehidupan kita, akibatnya banyak, ada (masuk penjara) kerena pengangguran dan narkoba,” jelasnya.

Kendati begitu, sambung Pahri, dirinya tetao berkomitmen terus membantu masyarakat. “Ini sejarah hidup dan harus dilalui. Terpenting kita berbuat, sekecil apapun terutama bagi masyarakat di Desa Ulak Paceh Jaya tanah kelahiran saya, ada kemauan, ada rejeki, kita bantu,” terangnya.

Sementara, Tokoh Masyarakat Desa Ulak Paceh Jaya, Suparman Roman, mengatakan, dirinya dan warga sangat antusias menyambut kedatangan Pahri Azhari beserta istri Lucyanti Pahri. “Kita senang beliau kembali datang kesini. Kita tetap berikan support dan doa untk beliau beserta keluarga,” tandasnya.

Sekedar mengingatkan, Pahri Azhari sendiri dinyatakan bebas pada 17 Desember lalu usai menjalani masa hukuman selama 3 tahun penjara di Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo Palembang. Pahri menjalankan hukuman lantaran divonis majelis hakim terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam kasus suap DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, terkait persetujuan LKPJ 2014 dan pengesahan APBD 2015. MUH

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here