Home Enterpreneur Kerajinan PALI Tembus Pasar Internasional

Kerajinan PALI Tembus Pasar Internasional

0

PALI,PE – Salah satu kerajinan yang berasal dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bukan hanya diminati di pasar dalam negeri melainkan berhasil menembus pasar internasional.

Kerajinan itu berupa senjata tajam yang dilapisi ukiran yang memiliki nilai seni tinggi dan punya motif yang khas sehingga diminati pasaran luar negeri.

Padahal pembuatan yang dilakukan seorang pandai besi bernama Ujang Faizal, warga Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI ini masih sederhana dan secara manual.

     Keberhasilan menembus pasar internasional terutama negara Singapura itu, tidak terlepas dari bantuan Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field yang mempromosikannya secara langsung. 

    Apalagi hasil karya Ujang juga digandeng Yayasan Al-Musyarofah binaan Wakil Bupati PALI, Ferdian Andreas Lacony SKom dan Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field.

    “Selama ini kami hanya memproduksi untuk kebutuhan pertanian saja, seperti parang, golok atau cangkul. Tapi, setelah KNPI PALI didampingi Wabup PALI memberangkatkan kami pelatihan ke Bandung sehingga membuka wawasan kami untuk menciptakan produksi yang lebih bervariasi,” ucap Ujang saat dibincangi, kemarin (9/1).

   Diungkapkannya, setelah memproduksi berbagai senjata tajam yang dilapisi ukiran, KNPI dan Wabup PALI menyarankan untuk dibuatkan kemasan agar hasil karyanya lebih menarik. 

   “Dari situlah, mungkin karya kami yang sudah dikemas dipromosikan dan sebagian informasinya dibuat cindera mata sehingga pesanan semakin meningkat. Malah ada yang dari Singapura memesan banyak untuk dijual di pasar negara itu,” ungkapnya. 

   Namun, terang Ujang, untuk memenuhi pesanan yang banyak, karena dirinya mengalami kendala peralatan yang masih manual. 

    “Tapi kalau ada bantuan peralatan yang lebih canggih, mudah-mudahan, pesanan dengan partai banyak bisa kami penuhi. Untuk prosedur ekspor, kami serahkan ke Yayasan Al-Musyarofah serta pihak Pertamina, kami hanya membuat saja,” terangnya. 

   Terpisah, CSR Staff PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, Yogi Bonovinto mengatakan, pihaknya bakal mensupport usaha Ujang. 

     “Petamina melihat potensi karya seni Ujang yang cukup baik dan indah, karya Ujang kita sebut pisau budaya, karena dia bikin pisau ada motifnya. Kita akan kembangkan untuk cenderamata khas PALI,” pungkasnya.JOE

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here