Home Parlemen & Politik Bawaslu OKUT Mulai Terima Laporan dari Caleg

Bawaslu OKUT Mulai Terima Laporan dari Caleg

0

MARTAPURA, PE- Adanya dugaan oknum Penyelenggara Pemilu 2019 melakukan kecurangan dalam Pemungutan Suara pada 17 April 2019, muncul kepermukaan. Hal itu terlihat saat Panwas Kabupaten OKU Timur mulai menerima laporan dari Caleg yang merasa dirugikan karena suaranya tidak timbul, yang diduga akibat permainan oknum penyengara.

Seperti Calon Legislatif (Caleg) DPRD OKU Timur Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Buay Madang, Buay Madang Timur dan Buay Pemuka Bangsa Raja dari Partai Amanat Nasional (PAN), Esya Astuti, SE. Dia melalui kuasa hukumnya Raju Diagunsyah, SH dari Kantor Hukum M. Husni Chandra dan Rekan, melaporkan Penyelenggara Pemilu ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Bawaslu OKU Timur, Selasa (23/4).

Laporan ini dilakukan berdasarkan sejumlah temuan dari hasil rekapitulasi formulir C1 yang mereka terima dari KPU. Setelah dilakukan pengamatan pada lembar formulir C1 tersebut, ditemukan sejumlah kejanggalan.

Diantaranya ditemukan selisih angka atau tidak sinkron antara data dengan jumlah keseluruhan sebanyak 31 formulir, kemudian ditemukan juga formulir C1 yang tercoblos tunggal hanya untuk satu nama Caleg sebanyak 4 formulir serta ada perbedaan tanda tangan di 26 formulir C1.

“Jadi total ada 61 formulir C1 yang kami pertanyakan kepada pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU. Atas dasar tersebut hari ini (Selasa) kami secara resmi melaporkan temuan ini kepada Bawaslu OKU Timur atas rekomendasi DPD PAN”, jelas Raju didampingi Erik Estrada SH, kepada sejumlah wartawan, Selasa (23/4).

Lanjutnya, bahkan pada formulir C1 yang selisih angka ditemukan formulir C1 yang kosong, namun jumlah total ada. Pada form tersebut, hanya terisi pada salah satu partai berjumlah 7 suara, sementara yang lain kosong. Namun, pada total jumlah keseluruhan di form tersebut tertulis 174 suara.

“Laporan ini terkait proses penyelenggaraan, keberatan karena diduga indikasi permainan pihak penyelenggara dalam hal ini. Dari data yang berbeda tersebut tentu menjadi pertanyaan kami, kemana selisih angka tersebut dialihkan,’’ tambahnya.

Sementara, Ketua Bawaslu OKU Timur Achmad Ghufron melalui Divisi Penanganan Pelanggaran, Apriandi, yang menerima laporan tersebut mengatakan, pihaknya menerima setiap laporan, kemudian ditelaah syarat formil dan materil harus terpenuhi. “Jika syarat dan formil belum terpenuhi, untuk itu laporan belum bisa diregestrasi. Kurun waktu melengkapi tiga hari,’’ ucapnya.

Menanggapi informasi tersebut, KPU OKU Timur melalui Divisi Teknis Penyelenggaraan, Sunarto, menegaskan siap menerima setiap keluhan maupun keberatan dari kontestan Pemilu.

“Apabila salah rekap di tingkat KPPS, maka akan disinkronkan dengan pleno ditingkat PPK. Yang pasti pihak KPU OKU Timur selaku penyelenggara, akan memperhatikan dan menanggapi setiap keluhan yang ada,’’ jelasnya. SUS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here