Home Politik & Pemerintahan Cipayung Gelar Bincang Kebangsaan, Cendikiawan Muslim Yakin Pemahaman Mahasiswa Terkait Dasar Negara...

Cipayung Gelar Bincang Kebangsaan, Cendikiawan Muslim Yakin Pemahaman Mahasiswa Terkait Dasar Negara Sudah Mumpuni

0

PALEMBANG, PE – Kelompok Cipayung yang ada di Kota Palembang menggelar Bincang Kebangsaan dengan tema Rekonstruksi Kebhinekaan, Pascapesta Demokrasi, Sabtu (27/4).

Dalam dialog tersebut diikuti sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi mulai sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), IKPM OKUT, Ampati, Himpunan Mahasiswa Muara Enim dan lainnya.

Penyelenggaraan Dialog Kebangsaan ini dinilai sejumlah stakeholders sangat tepat. Salah seorang Cendikiawan Muslim, Dr Muhammad Adil misalnya, dia menilai, penahaman dasar nilai kebhinekaan, kebangsaan dan agama yang dimiliki mahasiswa sudah cukup mumpuni.

“Kelompok cipayung sebagau elit organisasi mahasiswa ikut turut ansil dalam menyejukkan suasana politik pascapemilihan umum kemarin. Saya kira, pemahaman dasar terkait nilai kebhinekaan, kebangsaan dan agama sudah sangat mumpuni,” kata dia.

Kepala Prodi Strata 3 Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah ini menambahkan, keberadaan kelompok cipayung di Kota Palembang sangat strategis dalam berperan meredamkan potensi konflik pascapemilihan ini.

“Mereka (kelompok cipayung, red) ini memiliki mahasiswa yang cukup besar di kampus. Dengan sikap seperti ini, mereka bisa ikut menyejukkan di level mahasiswa. Dengan begitu, potensi konflik di kalangan mahasiswa bisa diredam dan lebih dewasa menyikapi proses demokrasi yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan, Tanjung mengatakan, Bincang Kebangsaan dilatarbelangi adanya proses politik yang menjadi perbincangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Walaupun pencoblosan sudah usai, namun perbincangan tetap ada. Untuk itulah, lewat dialog ini kami ingin menyampaikan pesan agar bersabar dalam menunggu keputusan KPU. Dan tetap legowo meski pendukungnya belum berhasil,” pesannya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here