Home Palembang Ramadan Kian Dekat, Berikut Warning Kasat Pol PP Sumsel untuk Pengelola Tempat...

Ramadan Kian Dekat, Berikut Warning Kasat Pol PP Sumsel untuk Pengelola Tempat Hiburan

0

PALEMBANG, PE – Lima hari menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1440 Hijriyah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Sumsel, Aris Saputra menghimbau seluruh masyarakat khususnya bagi pemilik, pengelola dan pengusaha tempat-tempat hiburan malam dan sejenisnya untuk tidak beroperasi sepanjng bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Hal tersebut bertujuan menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Sebetulnya aturan  ini kan sudah berlangsung biasa dari tahun ke tahun, namun kita mengingatkan kembali terutama kepada pemilik pengelola dan pengusaha tempat-tempat hiburan antara lain klub malam, bar, karaoke, diskotik, panti pijat baik pijat tradisional maupun pijat modern kita ingatkan kembali dimulai dari H-1 hingga H+2 setelah bulan suci Ramadan agar mereka menutup tempat hiburannya sehingga tercipta ketenangan, ketentraman, ketertiban, dan kekhusukan bagi masyarakat khususnya yang beragama islam dalam rangka menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh,” ungkapnya.

Kendati demikian, Aris  menuturkan ada pengecualian yang tidak bisa menutup  secara full karena tempat-tempat hiburan tersebut menyatu dengan hotel. Menurut dia, tempat hiburan tersebut diperkenankan untuk tetap dibuka namun diatur waktu operasionalnya. “Yaitu pukul 21.00-24.00 WIB dan tidak diperkenankan menyediakan wanita-wanita penghibur, hiburan tetap jalan namun dibatasi,” terangnya

Selain pengusaha tempat hiburan, kata dia, pengusaha restoran, rumah makan dan warung kopi juga turut dihimbau untuk menyesuaikan jam operasionalnya serta menutup tempat usahanya dengan tirai, terutama di tempat-tempat yang bersentuhan dengan dan terlihat  langsung oleh masyarakat umum.

“Mereka boleh buka namun mereka harus menutup tempat usaha mereka dengan tabir terutama tempat-tempat yang terlihat langsung oleh masyarakat umum. Silakan buka, kita tidak menutup usahanya, namun mereka tidak demonstratif, pelaksanaannya nanti kita awasi  dan kita akan kerjasama dan mohon bantuan  Po PP kabupaten dan kota untuk mengawasi sampai dengan memberikan sanksi apabila ada yang menggar sesuai tahapan dan aturan yang berlaku di wilayahnya masing-masing,” tukasnya. BET

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here