Home Headline News 32 Warga Tanpa KTP 1 WNA dan 6 Pasangan Mesum Terjaring Operasi...

32 Warga Tanpa KTP 1 WNA dan 6 Pasangan Mesum Terjaring Operasi Ketertiban Umum

0

PALEMBANG, PE –¬†Menyambut bulan suci Ramadan 1440H/2019M, guna menjaga kekhusukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) Provinsi Sumsel, di-back up TNI dan Polri serta petugas BNN, menggelar operasi penertiban gangguan ketentaraman dan ketertiban umum di Sumsel.

Giat operasi yang digelar puluhan petugas gabungan ini dimulai sejak pukul 21.00 Wib sampai 01.00 Wib, Kamis (2/5). Usai menggelar apel petugas langsung menuju ke kawasan jalan Veteran dan langsung memasuki kawasan tempat hiburan Seleberiti Cafe. Karena masih sepi pengunjung, petugas langsung bergerak ke DF cafe dan ada beberapa tamu. Namun saat diperiksa tidak ditemukan barang mencurigakan dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). petugas lalu menyisir cafe kawasan jalan M Isa, di sini petugas mengamankan beberapa pengunjung dan karyawan cafe yang tidak membawa kartu identitas pengenal diri.

Kemudian, petugas gabungan menuju cafe di bawah jembatan underpass simpang Patal-Pusri. Kembali beberapa pengunjung dan pegawai cafe yang kebanyakan wanita tidak memiliki kartu pengenal terpaksa diangkut.

Seakan belum puas dengan hasil razia, petugas mendatangi tempat hiburan malam di kawasan R Sukamto yakni Venus. Di sini petugas berhasil mengamankan warga negara asing (WNA) asal Singapura yang tidak membawa kartu pengenal saat asyik bernyanyi dan dibawa untuk diamankan.

Tak lama berselang, petugas yang didominasi anggota Sat Pol PP Sumsel ini bergerak menuju kawasan Banyuasin mengarah ke pelabuhan Tanjung Api Api dan petugas langsung memasuki penginapan Tiga Putra. Di sini, ada 6 pasangan yang tidak bisa menunjukkan buku nikah atau surat menikah sehingga langsung diamankan untuk didata.

Tak hanya, sampai di situ petugas kembali menyasar tempat hiburan elit di kota Palembang, kali ini menuju Mansion. Namun, karena diduga bocor tidak ada satu pengunjung yang didapati di dalam room. Meskipun, di dalam satu ruangan ditemukan rokok yang masih menyala, tas, handphone dan jaket.

Seakan tak mau kecolongan petugas langsung menyasar ke hall Mansion dan didapati puluhan LC dan saat dimintai menunjukan surat domisili tinggal di Palembang, mereka tidak bisa, sehingga langsung diamankan dengan menaiki mobil truk Saat Pol PP yang sudah disiapkan.

Terakhir, petugas menuju kawasan tempat hiburan di komplek Ramayana disana petugas mengamankan satu pengunjung yang tidak membawa kartu identitas dan oknum yang mengaku anggota polisi. Namun saat akan diamankan tidak bersedia. Karena tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan setelah menunggu beberapa saat akhirnya petugas meninggalkan lokasi.

Kasat Pol PP Pemprov Sumsel, Aris Saputra mengatakan, giat razia yang dilakukan guna menyambut bulan suci ramadan sehingga pihaknya menghimbau agar tempat hiburan malam seperti diskotik, cafe dan beberapa hotel agar tidak beroperasi selama bulan suci ramadhan sejak H-1 hingga H-2.

“Untuk giat malam ini ada beberapa yang kita amankan. Antara lain 32 warga yang tidak memiliki KTP atau surat domilisi tinggal di Palembang atau Sumsel, 6 pasangan asusila dan satu WNA,” ujarnya.

Lanjutnya, karena operasi giat ini sifatnya pembinaan maka yang tidak memiliki akan didata dan bila selesai akan kembali dipulangkan.Sedangkan,untuk pasangan asusila akan dilakukan pembinaan dan membuat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi. Bagi yang di bawah umur maka akan dipanggil orang tuanya.

“Untuk WNA kita akan berkordinasi dengan pihak Imigrasi terkait izin tinggal di sini. Giat razia ini akan terus kita lakukan untuk menyambut bulan suci Ramadan. Bahkan, saat memasuki bulan ramadan nanti bila masih ada tempat hiburan yang buka maka akan kita tindak,” tukasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here