Home Headline News Berkas 5 Komisioner KPU Palembang Masih P-19

Berkas 5 Komisioner KPU Palembang Masih P-19

0

PALEMBANG, PE- Usai menerima pelimpahan berkas 5 Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pelanggaran Pemilu dari penyidik Polresta Palembang beberapa waktu lalu, akhirnya tim penyidik Gakkumdu Kejari Palembang mengembalikan berkas kepada penyidik Gakkumdu Polresta Palembang guna dilengkapi.

Kasi Pidum Kejari Palembang, Yuliati Ningsih,SH,MH mengatakan, bahwa setelah melakukan penelitian beberapa hari berkas tersebut dikembalikan untuk diberi petunjuk karena masih belum lengkap. “Masih P-19, jadi kita kembalikan ke penyidik karena masih ada kekurangan jadi kita beri petunjuk untuk dilengkapi,”ujarnya,Senin (24/6).

Untuk detailnya terkait petunjuk tersebut, dirinya belum bisa menyebutkan karena masih ranah penyidikan. Namun pihaknya akan menunggu penyerahan berkas tersebut dari penyidik Gakkumdu Polresta Palembang selama 3 hari kedepan terhitung berkas dikembalikan agar dilengkapi hingga batas waktu Kamis (27/6), untuk penyerahan berkas berikut tersangka dan barang bukti (BB).

“Karena perkara TP pelanggaran Pemilu ini cukup singkat, begitu kita terima berkas tahap kedua bersama tersangka dan BB kita cuma punya waktu lima hari meneliti sebelum dilimpahkan ke Pengadilan. Nantinya, setelah dilimpahkan ke pengadilan, hanya diberikan waktu selama 7 hari untuk disidang,’’ paparnya.

Selanjutnya setelah putusan dijatuhkan, bila banding hakim Pengadilan Tinggi (PT) cuma memiliki waktu tiga hari untuk memutuskan menerima atau menolak.

“Selama proses persidangan berlangsung, tidak dilakukan penahanan pada kelima anggota Komisioner KPU Palembang tersebut. Karena saat ini ancaman hukuman penjara bagi kelimanya masih dibawah lima tahun, maka tidak dilakukan penahanan pada mereka selama proses persidangan,”ujarnya.

Sementara, belasan massa yang mengatasnamakan Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumsel (GPPMS), menggelar aksi ke Kejari Palembang, Senin (26/6). Dalam aksinya, mereka mempertanyakan tindak lanjut laporan indikasi kecurangan pada kegiatan pelipatan surat suara Pemilu 2019 yang dilakukan secara swakelola.

“Apa yang menjadi kekhawatiran kami ternyata terbukti yang ada kaitannya dengan distribusi logistic, dalam hal ini surat suara Pilpres yang banyak terjadi kekurangan di beberapa TPS Kota Palembang,”ujar koordinator lapangan, Sobirin. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here