Home Adhyaksa Sriwijaya Ini Pencapaian Kejati Sumsel 2018 Hingga Juli 2019

Ini Pencapaian Kejati Sumsel 2018 Hingga Juli 2019

0

PALEMBANG, PE- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) membeberkan ungkap kasus terhitung sejak 2018 hingga Juli 2019, pada press conference dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59 tahun 2019 yang berlangsung di gedung Kejati Sumsel, Senin (22/7).

Dalam ungkap kasus itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Dr Sugeng Purnomo SH, MH, didampingi Wakajati Sumsel Hari Serotonin SH MH dan para asisten, menjelaskab bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir setidaknya Kejati Sumsel berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp75.696.648.699.

Uang itu berasal dari penyitaan dan pengembalian 17 kasus korupsi. Dengan total enam perkara pidana khusus (pidsus) dalam tahap penyidikan (dik) satu perkara telah dinaikkan ke Pengadilan dengan total 10 Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) dari penyidik Polri dan penyidik PPNS di lingkungan kantor pajak dan bea cukai.

“Pelimpahan tahap satu ada enam perkara, dan 4 perkara pelimpahan tahap dua tersangka beserta barang bukti. Selain itu, uang penggelapan pajak dan bea cukai yang telah di eksekusi dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap,”ujar Dr Sugeng Purnomo,SH,MH.

Masih dikatakan pria yang pernah menjabat Direktur Penuntutan JAM Pidsus Kejagung ini, untuk bagian tindak pidana umum (pidum) perkara narkotika paling menonjol dari total 264 perkara yang sudah ada SPDP.

“Narkotika akan menjadi perhatian serius sama seperti di wilayah Indonesia. Sesuai instruksi Kejagung untuk perkara narkotika atau narkoba akan kita tuntut maksimal, apalagi itu jaringan besar,”terangnya.

Sedangkan untuk Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) lanjut Sugeng, pihaknya saat ini menangani sebanyak 291 perkara dengan 4 perkara dalam tahap kasasi. Dimana telah dilakukan sebanyak 23 penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara pihak kejaksaan dengan berbagai pihak.

“Untuk Bidang intelijen terdapat 11 perkara dalam tahap lid, dimana 3 perkara diantaranya telah diserahkan ke pidsus guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, Bidang intelijen ini juga sudah sebanyak lima kali penyuluhan hukum ke sejumlah SMA dan SMP di kota Palembang,” tandasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here