Home Sumsel Warga Khawatir, Masih Ada Kawanan Beruang Belum Tertangkap

Warga Khawatir, Masih Ada Kawanan Beruang Belum Tertangkap

0

MURATARA, PE- Masih adanya kawanan beruang berukuran besar yang kabur dan belum tertangkap, membuat warga Desa Muara Kuis Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muaratara) khawatir. Warga was-was, jika dua kawanan beruang kembali datang dan masuk ke kampungnya, Selasa (23/7).

Khawatiran yang cukup beralasan, pasalnya menurut Informasi warga, beruang yang berhasil ditangkap berukuran kecil. Warga yakin, ada hubungan beruang kecil itu dengan dua beruang berukuran besar yang kabur. Ditambah selama dua bulan terakhir, kawanan beruang itu sering keluar masuk desa-desa sekitar dan selalu terlihat bersama.

Diungkap Syukur Iwan, warga Desa Muara Kuis, dengan tertangkapnya salah satu dari kawanan beruang itu, warga bisa lega sekaligus juga khawatir. Karena, masih ada dua ekor beruang berukuran besar yang belum tertangkap. Masyarakat didesanya juga resah, karena kejadian beruang masuk desa itu juga sebelumnya tidak pernah ada.

“Kenapa binatang buas itu bisa masuk desa, hal itu juga patut dipertanyakan. Apakah habitat aslinya sudah terganggu atau terusik, dengan adanya pembukaan lahan yang terjadi di Kecamatan Ulu Rawas. Atau banyaknya penebangan pohon dihutan yang terjadi disini. Kepada pemerintah kiranya bisa mengambil tindakan agar tidak terjadi korban, karena warga banyak yang ke kebun menjadi khawatir,’’ jelasnya.

Ditambahkan Kepala Desa Muara Kuis, Yonkelana, kalau beruang menyerang warga kawanan beruang itu belum terdengar, tetapi memakan ayam warga dan ingin membuka pintu rumah sering terjadi. Karena itulah, saat ini masyarakat menjadi resah karena takutnya sewaktu-waktu beruang itu bisa memakan warga, apalagi anak-anak. Karena yang tertangkap warga itu, dia rasa masih anaknya.

“Saat penagkapan semalam masih ada dua lagi berukuran besar lari, karena beruang itu hewan buas ditakutkan akan mencakar warga. Apalagi kalau hewan buas itu sampai masuk rumah, dan warga masih tertidur jadi was-was. Takut beruang sampai bertemu dengan anak-anak kecil, itu yang sangat dikhawatirkan,” sambungnya.

Dia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muratara bisa memberikan solusinya, karena selama ini baru tahun inilah kejadian beruang masuk desa. “Dikhawatirkan bila terus dibiarkan, akan menimbulkan korban, “ tukasnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here