Home Kriminal Empat Terdakwa Tapal Batas Disidang

Empat Terdakwa Tapal Batas Disidang

0

PALEMBANG, PE – Sidang perdana dugaan korupsi pembangunan gerbang (tapal) batas antara Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kls 1 Khusus Palembang, Senin (12/8).

Dalam sidang dengan agenda dakwaan ini, empat terdakwa KR, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta ketiga terdakwa lain dari pihak ketiga yakni IP, AS dan AT, diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp505 juta dari pagu anggaran senilai Rp1,5 milyar, melalui pos anggaran Dinas PU Cipta Karya dan Perumahan Kota Palembang tahun 2013.

Dalam dakwaannya yang dibacakan secara bergantian oleh tiga JPU Seksi Pidsus Kejari Palembang ini, dimana berkas keempat terdakwa terpisah terdakwa Khairul selaku PPK pada Kegiatan Pekerjaan Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang-Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2013.

Berdasarkan Surat Keputusan Pengguna Anggaran Nomor. 800/006/DPU-CKP/II/2013 tanggal 2 Pebruari 2013, Tentang Penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Perumahan Kota Palembang Tahun Anggaran 2013.

Terdakwa bersama saksi Ichsan (berkas perkara terpisah), saksi Thoha (berkas perkara terpisah) dan saksi Asmol (berkas perkara terpisah), pada Selasa, 30 Juli 2013 sampai Senin, 9 Desember 2013 bertempat di Jln. Gubenur H. A. Bastari- Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang atau setidak-tidaknya disuatu tempat lain yang masih termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Palembang, Secara Melawan Hukum Melakukan Perbuatan Memperkaya Diri Sendiri Atau Orang Lain Atau Suatu Korporasi Yang Dapat Merugikan Keuangan Negara Atau Perekonomian Negara. Perbuatan tersebut dilakukan oleh Terdakwa dengan cara-cara dan keadaan sebagai berikut.

“Pada tahun 2013 Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Perumahan Kota Palembang melaksanakan Kegiatan Pekerjaan Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang-Kabupaten Ogan Ilir yang berlokasi di Jln. Gubenur H. A. Bastari- Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang. Dimana dana pekerjaan tersebut bersumber dari APBD Kota Palembang Tahun Anggaran 2013 dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 1,5 milyar,” ujar JPU Herry.

Sementara, untuk Perencanaan Kegiatan Pekerjaan Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang-Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2013 telah dilaksanakan oleh CV.Cita & Citra melalui Yon Rosandi (Alm) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 89.000.000,-
Hasil dari pelaksanaan Kontrak Perencanaan tersebut berupa Gambar Rencana Pekerjaan/DED (Detail Engineering Design), Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk 4 lokasi Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang, Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), Laporan Awal, serta Laporan Akhir, dan untuk 1 (satu) Rencana Anggran Biaya (RAB) khususnya Rencana Anggran Biaya (RAB) Gerbang Batas Kota Palembang – Ogan Ilir yang berlokasi di Jakabaring Kec. SU. I Palembang yaitu sebesar Rp. 1.496.779.000,00 (satu milyar empat ratus sembilan puluh enam juta tujuh ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah).

Keempat tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam dakwaan primair melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Selain itu dalam dakwaan subsidair melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dan lebih subsidair pasal 9 18 UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam kasus ini, uang kerugian negara senilai Rp505 juta telah dikembalikan kepada penyidik Pidsus Kejari Palembang beberapa waktu lalu. Usai mendengarkan dakwaan JPU, majelis hakim yang diketuai Kamaludin SH menunda persidangan hingga Senin (19/8) mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi sejumlah lebih dari 20 orang belum termasuk saksi ahli.

Sementara itu, kepada awak media usai persidangan (12/8), Kasi Pidus Kejari Palembang Andi Utama,SH,MH Kasubsi Penuntutan, Hendy,SH menyatakan saat ini keempat terdakwa ditahan di LP Pakjo.

Terkait pengembalian uang ke kas negara oleh terdakwa akibat dari kasus ini, Hendy menegaskan hal ini bisa saja menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam tuntutan JPU, namun tidak menghilangkan pidananya. JAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here