Home Sumsel Musi Banyuasin Puluhan Ribu Kasus ISPA Terdata di Dinkes Muba

Puluhan Ribu Kasus ISPA Terdata di Dinkes Muba

0
Salah satu petugas Dinkes melakukan pembagian ke beberapa warga desa di Kecamatan Bayung Lencir, belum lama ini.

SEKAYU, PE- Berdasarkan data Dinas Kesehatan dari Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kabupaten Musi Banyuasin, terdata hingga Agustus 2019 penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) mencapai 32.846 kasus.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinkes Muba, dr Azmi Dariumansyah melalui Kabid P2PL Mgs Syarif dihubungi, Kamis (12/9). Menurut dia, sejauh ini mengikuti data penyakit ISPA dari beberapa Puskesmas yang dilaporkan memang ada peningkatan, namun tidak begitu signifikan, karena dampak dari Karhutla.

Selain itu tidak hanya ISPA, tapi beberapa penyakit di musim kemarau ada kenaikan juga kasusnya salah satu seperti penyakit diare. “Ya, memang ada kenaikan tapi tidak begitu tinggi. Itu dari laporan Puskesmas,” kata Syarif

Kendati begitu, pihaknya sudah melakukan antisipasi pencegahan seperti pembagian masker dan sosialisasi, diantaranya sering mencuci tangan, banyak mengkonsumsi vitamin C, untuk tetap tinggal didalam rumah bila memang tidak penting keluar rumah, minum air putih banyak-banyak, dan bila sakit langsing berobat ke Puskesmas maupun Pustu dan Poskesdes.

“Nah, untuk daerah paling banyak kasus. Semuanya merata disetiap kecamatan ada kenaikan kasus ISPA, ” ujarnya.

Sementara, Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular dan tidak Menular (P2M), Suharto SKM M. Kes menambahkan, memang untuk kasus ISPA sendiri hingga Agustus tercatat ada 32.846 kasus itu dari Januari hingga Agustus, sedangkan September belum didata pada setiap Puskesmas.

“Selama musim kemarau ini memang akui kasusnya naik. Seperti bulan Juli kasus ISPA ada 4.092 kasus. Nah, Agustus naik menjadi 6.064 kasus. Jadi kalau di hitung naik 1.972 kasus, ” benernya.

Meskipun begitu, memang sudah dilakukan beberapa upaya dari pihaknya seperti pembagian Masker di beberapa wilayah kecamatan, salah satunya di Kecamatan Bayung Lencir.

“Ya sudah kita bagikan masker, memang kondisi sekarang masih dampak dari Karhutla, ” tandasnya. MUH

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here