Home Palembang Banyak ASN Palembang yang Belum Bayar Zakat

Banyak ASN Palembang yang Belum Bayar Zakat

0

PALEMBANG.PE- Masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang belum menerapkan aturan zakat penghasilan 2,5 persen, pada aparatur sipil negara (ASN) yang beragama Islam. Akibatnya, target penerimaan di sektor ini sulit tercapai.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang Saim Marhadan mengatakan, OPD wajib melaksanakan aturan tersebut merujuk pada Undang-undang No. 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Selain juga ada instruksi Presiden. Adapun zakat penghasilan 2,5 persen ini, hanya berlaku untuk ASN yang bergaji Rp3,4 juta ke atas.

“Zakat 2,5 persen perbulan. Sementara yang gajinya di bawah Rp3 juta membayar infaq saja,” katanya, Jumat (18/10).

Saim mengatakan, aturan tersebut nyatanya hingga kini belum sepenuhnya ditaati oleh setiap OPD. Sehingga, setiap tahunnya target yang ditetapkan untuk kemudian digunakan bagi kesejahteraan masyarakat Palembang ini tidak pernah tercapai.

“Setiap tahun target ditingkatkan, tapi tidak pernah tercapai. Tahun ini saja capaian baru Rp1,7 miliar dari target Rp4,5 miliar. Harusnya di Oktober ini setidaknya Rp3 miliar sudah masuk kas daerah,” jelasnya.

Aturan ini dilemahkan, lanjutnya, oleh tidak adanya Peraturan Wali Kota (Perwali), yang menegaskan wajibnya pembayaran zakat bagi ASN muslim. Sehingga, OPD masih saja ada yang tidak membayar pajak. Padahal potensi dari zakat ASN ini cukup besar. Maka, pihaknya saat ini sedang membahas bersama bagian hukum untuk Perwali yang mewajibkan ASN membayar zakat.

“Aturan ini akan diperkuat oleh Perwali yang sedang kita ajukan ke bagian hukum, setelah itu minta persetujuan Wali Kota. Kami berharap tahun ini juga tuntas sehingga tahun depan sudah diterapkan,” katanya.

Dalam Perwali tersebut nantinya, penghimpunan zakat ini tidak lagi lewat Bendahara OPD. Tetapi langsung dipotong saat transfer gaji, oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, terdapat 15 ribu ASN yang merupakan obyek potensial zakat di lingkungan Pemkot Palembang. Untuk itu Pemkot Palembang akan menjadi baris terdepan, untuk optimalisasi zakat di kalangan ASN.

“Ini adalah panggilan kewajiban bagi umat Islam yang harus digerakkan untuk kebangkitan zakat serta pemberdayaan ekonomi umat. Akan ada sanksi bagi ASN yang tidak menyalurkan zakatnya melalui Baznas,” ujarnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here