Home Sumsel Muara Rupit Keberangkatan Atlet Muratara ke Porprov XII Dipersoalkan

Keberangkatan Atlet Muratara ke Porprov XII Dipersoalkan

0
Tanda tangan M. Andrian, Bendahara KONI Muratara yang asli dan yang diduga telah dipalsukan (kiri).

MURATARA,PE- Keberangkatan Atlet Kontigen asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Ikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan Ke XII yang dilaksanakan di Kota Prabumulih, dipersoalkan. Soalnya, diduga terjadi palsukan surat rekomendasi dan dokumen KONI Muratara guna keberangkatan tersebut.

Hal tersebut terungkap dengan ditemukannya surat rekomendasi keberangkatan atlet Muratara ikuti Porprov Ke XII mengatasnamakan KONI Muratara, dan tandatangan Bendahara KONI M. Andrian Fathurdyah yang diduga dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Soal dugaan pemalsuan itu, Sekjen KONI Kabupaten Muratara, Subandri angkat bicara kepada awak media. Menurut dia, pihaknya menduga pemalsuan surat rekomendasi KONI untuk keberangkatan atlet mengikuti Porprov ke Kota Prabumulih, dengan tanda tangan palsu atas nama Bendahara KONI itu diduga dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dengan terjadinya pemalsuan surat itu, pihaknya mengecam keras atas pemalsuan dokumen untuk memberangkatkan atlet dan kontingen Muratara dengan cara seperti itu.

“Kita mengecam keras atas dugaan pemalsuan ini. Artinya atlet Muratara mengukuti Porprov Sumsel, tanpa surat rekomendasi asli dari KONI Muratara,” ujarnya dengan kesal.

Menurut Subandri, dalam memutuskan keberakatan atlet tidak serta merta langsung diberangkatkan, karena semua mempunyai tahapan-tahapan yang perlu dipersiapkan. Mulai dari pelatihan para atlet, pembinaan hingga penentuan anggaran dalam setiap kegiatan. Sementara, lanjut dia, sebelumnya anggaran untuk keberakatan atlet untuk mengikuti Porprov sendiri tidak disetujui oleh Bupati Muratara.

Bahkan pernah pihaknya lakukan mediasi terhadap cabang olaraga (Cabor) dengan Bupati HM Syarif Hidayat tetapi pada waktu itu ditolak oleh bupati dengan alasaan tidak jelas, sehingga dengan berat hati KONI Muratara memutuskan tidak mengikuti Porprov, karena tidak ada anggaran. “Tetapi nyatanya, KONI Muratara sekarang seperti dikangkangi,” ujar Subadri

Dikatakan Subadri, keberangkatan atlet yang mengatasnamakan KONI Muratara untuk mengikuti Porprov dengan diduga memalsukan dokumen KONI, berarti atlet yang dikirim duga bukan atlet KONI Muratara.

“Ini adalah perlakuan buruk bagi atlet KONI ke depan. Kami akan bersikap tegas terhadap perlakukan ini. Selain mengecam keras, kita akan menuntut secara hukum terhadap dugaan pemalsuan tersebut karena sudah melangar UI tentang Pemalsuan Dokumen. Karena kita merasa dirugikan, secara pribadi kita mendukung kegiatan atlet. Tetapi terhadap pemalsuan tersebut, jelas sudah mencoreng nama baik KONI Muratara”, sampainya.

Terpisah, M. Andrian, Bendahara KONI Muratara mengungkapakan, dia tidak pernah menandatangani surat tersebut. “Ini tanda tangan palsu dibuat oleh orang yang mengatas namakan saya,” terangnya singkat.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Muratara, Deni Andre belum bisa dikonfirmasi. Saat coba ditemui di kantornya, menurut stafnya yang minta namanya tak disebut, yang bersangkutan sedang dinas luar atau DL. Juga saat coba dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, tak kunjung dibalas. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here