Home Ekonomi Makan Sea Food Tanpa Piring di Benskip Café dan Resto

Makan Sea Food Tanpa Piring di Benskip Café dan Resto

0
Andre Prasetyo, Chef sekaligus Manager Benskip Cafe Resto

PALEMBANG.PE- Menu sea food yang dihidangkan langsung di atas meja dengan porsi besar tanpa dialasi piring tengah menjadi hits belakangan ini di Indonesia. Sebagian restoran yang menyediakan makanan laut menyajikannya. Tak terkecuali Benskip Café dan Resto, yang berlokasi di Jalan Bay Salim No. 0024 Skip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Andre Prasetyo, Chef sekaligus Manager Benskip Cafe Resto mengatakan, menu tersebut dinamai Perang Sea Food dan menjadi menu andalan restoran tersebut di tahun 2020 ini. Penyajiannya langsung di atas meja dengan dialasi daun pisang.

“Jadi kepiting, udang, cumi-cumi, dan kerang kita sajikan semuanya di atas meja beralas daun pisang. Ditawarkan Rp125 ribu sampai Rp150 ribu. Disajikan untuk minimal empat orang,” ucapnya.

Diakuinya, penyajian makanan laut dengan cara seperti itu memang sedang tren di tanah air. Bukan bermaksud ikut-ikutan, tapi memang seperti itulah tuntutan pasar.

“Kerangnya kita usahakan kerang hijau. Tapi memang susah didapat. Jadi pakai kerang biasa saja. Akhir Januari ini kami sediakan,” tukasnya.

Harga yang ditawarkan, menurut dia, sangat terjangkau. Terlebih, menu ini dinikmati minimal empat orang. Sesuai dengan motonya, ‘Menu Pejabat Harga Merakyat’.

Di tahun baru ini, Benskip Café dan Resto juga menyediakan beragam menu Chinese Food, Western, dan Nusantara. “Bagi masyarakat Palembang, khususnya pecinta masakan Cina, datanglah ke restoran kami,” ucapnya berpromosi.

Menu Chinese Food ditawarkan dengan banyak varian, seperti ikan gurame dengan saus all varian dari Asia sampai Eropa. Mulai dari gurame asam manis, gurame terbang, gurame saus padang, gurame saus korea, dan banyak lagi.

“Gurame kami banderol per ons. Tergantung ikan pilihan pelanggan. Ikannya ada di akurium, tinggal pilih saja. Lalu ditimbang, dibersihkan, dan dimasak,” ucapnya.

Ia mengatakan, aneka menu di restorannya lebih mengutamakan harga murah, merakyat, dan porsinya agak banyak.

“Kebanyakan orang Palembang maunya seperti itu. Makanan yang murah dan porsinya agak banyak. Makanya kami bikin seperti itu,” ucapnya.

Adapun menu masakan nusantara, yang jadi andalan yakni pindang tulang. Masakan ini dagingnya impor dari Selandia Baru. Tekstur dagingnya enak dan lembut. Lalu masakan asia yang ditawarkan, tomyam. Untuk western, ada cream soup, steak, dan lainnya.

Tempat ini juga bisa digunakan untuk, Arisan, Gathering, Birthday dan Wedding dengan harga menu Buffet mulai dari Rp55 ribu net/pax, termasuk keyboard di luar penyanyi.

“Harga yang ditawarkan untuk makanan mulai dari Rp4.000 sampai Rp50.000. Sedangkan minuman mulai dari Rp15.000 sampai Rp25.000,” pungkasnya. CIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here