Home Sumsel Musi Banyuasin Sat Pol PP Muratara Akan Tegaskan Semua Aturan Perda dan Sanksinya

Sat Pol PP Muratara Akan Tegaskan Semua Aturan Perda dan Sanksinya

0

Program Kerja 2020

MURATARA, PE- Masih maraknya hewan berkaki empat berkeliaran di jalan raya dan banyaknya masyarakat yang suka mengelar hiburan pesta malam saat ini, dalam program kerja tahun 2020 Satpol PP Musi Rawas Utara (Muratara) akan melakukan penegasan semua aturan Perda beserta sanksinya, Selasa (7/1).

Penegasan aturan Perda yang akan dilakukan Satpol PP Muratara, bukan tanpa alasan. Pasalnya dari semua pelarangan hewan ternak berkeliaran dijalan serta adanya aturan yang melarang hiburan pesta malam, seperti tidak berfungsi.

Seperti disampaikan Kepala Satpol PP Muratara Firdaus SH M. Hum melalui Kasi Opsdal Hendri Ashari SE, MM, bahwa pemasangan plang Perda Penertipan Hewan Ternak di Jalan Raya telah pihaknya lakukan, seperti diperbatasan Desa Macang Baru Kecamatan Karang Jaya, Desa Maur Kecamatan Rupit dan Simpang empat menuju Pasar Lawang Agung. Tetapi sampai saat ini, sepertinya tidak diindahkan.

“Seharusnya dengan adanya aturan Perda yang mengatur itu, masyarakat dapat memahami dan mentaatinya. Dengan alasan itu ditahun ini kita akan lebih memperketat lagi penerapan semua aturan yang ada. Bahkan sebelumnya juga berdasarkan keputusan rapat di ruang Bina Praja Setda Muratara, kita telah membuat surat edaran,” terangnya.

Lanjutnya, surat edaran yang ditunjukan kepada semua Camat dan diteruskan ke Kades-kades serta pemilik hewan berkaki empat. Berdasarkan surat edaran itu, apabila pemilik hewan ternak masih membiarkan peliharaanya berkeliaran di jalan raya, maka pemerintah melalui Satpol PP Muratara akan melakukan tindakan tegas beserta sanksinya kepada pemilik ternak tersebut.

“Kami akan patroli secara berkeliling khususnya di wilayah Kelurahan Rupit, Desa Maur dan Desa Batu Gajah. Karena disana sering terlihat hewan ternak seperti sapi dan kerbau berkeliaran di jalan. Tindakan tegas ini dilakukan mengingat sudah seringnya kita melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat pemilik ternak agar ditertibkan, karena sudah sangat menganggu lalu lintas,” ungkapnya.

Kedepan pihaknya juga telah memprogramkan akan melakukan penertiban pesta malam, yang sepengetahuannya telah ada aturan yang mengatur hal itu. Mengingat dengan sering adanya pesta malam, sering terjadi tidak-tidak kejahatan. “Hal itu sendiri berdasarkan instruksi dari Bupati yang terinspirasi dari dua kabupaten yang telah menerapkan tidak ada lagi hiburan pesta malam itu, dan hasilnya angka kejahatan disana dapat menurun dan tertib, ” tambahnya.

Jadi kepada masyarakat diharapkan kerjasamanya, dengan sama-sama menyadari semua aturan itu kiranya dapat ditaati. “Contoh dengan pesta malam itu sendiri yang pertama dapat memicu terjadinya tindak-tindak kejahatan, meskipun tidak semua pesta malam terjadi kejahatan, tetapi alangkah baiknya sebelum terjadi lebih baik dicegah,” harapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here