Home Ekonomi “Telas dan Dilan “ , Camilan Sehat dari Kecamatan Lalan

“Telas dan Dilan “ , Camilan Sehat dari Kecamatan Lalan

0
Ketua TP PKK Muba, Thia Yufada berswafoto bersama anak-anak muda kreatif asal Lalan, Muba.

SEKAYU.PE – Kreatif dan inovatif, dua kata inilah yang pantas disematkan untuk muda mudi Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin. Jauh dari pusat kota dan berada di kawasan perairan, tidak membuat anak-anak muda kreatif ini berhenti melakukan inovasi.

Produk Telas dan Dilan, Camilan Sehat dari Kecamatan Lalan

Seperti yang dilakukan Ari Setiawan bersama anak-anak muda Lalan lainnya yang tergabung dalam Bunshin Indonesia, dengan merintis usaha penjualan produk camilan sehat yang berbahan baku dari sisa-sisa hasil panen petani di Lalan.

“Produknya yang mereka olah dan menjadi macam-macam, ada keripik yang terbuat dari kulit pisang, abon dari pepaya, dan stik dilan yang terbuat dari talas yang semuanya berasal dari sisa hasil panen petani Lalan,” ungkap Herryandi Sinulingga, Kepala Dinas kominfo Muba

Sementara itu Ari Setiawan menjelaskan bahwa awal mula dirinya bersama rekan-rekan lain membuka usaha tersebut karena melihat sisa-sisa hasil panen petani di Lalan yang terbuang sia-sia. “Disitulah kami mulai berpikir, bagaimana menjadikan sisa panen tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini produk-produk camilan sehat yang dipasarkan Bunshin Indonesia sudah menyebar di berbagai tokoh oleh-oleh di Palembang. Bunshin Indonesia sendiri sudah dirintis sejak tahun 2018 lalu.

“Tidak hanya di toko oleh-oleh Palembang, produk Bunshin Indonesia juga gencar mendapat pesanan dari online, dan Alhamdulillah kami sangat disupport oleh Pemkab Muba, khususnya Pak Bupati Dodi Reza dan Ibu Ketua TP PKK Muba Thia Yufada,” ungkapnya lagi.

Ke depan, lanjutnya, dirinya bersama muda mudi Lalan lainnya yang menggeluti usaha Bunshin Indonesia akan terus berinovasi mencari ide baru untuk dikembangkan dan dipasarkan. “Kita ingin nama Lalan Muba ini terangkat dengan kreatifitas dan produktifitas generasi mudanya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada mengaku takjub dan bangga dengan kegetolan anak-anak muda di Lalan yang mampu menjadi entrepeneur dengan menjual produk makanan yang inovatif.

“Saya yakin ke depan produk ini akan terkenal, seperti juga sebelumnya di Muba telah memulai produk Gambo Muba dan piring dari pelepah pinang,” kata Wanita Inspirasi Sumsel ini.

Mantan Presenter salah satu TV swasta ini juga menambahkan, TP PKK Muba akan mendampingi anak-anak muda Lalan dalam mengembangkan usahanya khususnya yang tergabung di Bunshin Indonesia.

“Saat ini juga TP PKK Muba telah membina dan mendampingi ibu-ibu di Lalan, untuk andil dan mengembangkan produk-produk yang berasal dari Lalan,” bebernya.

Bupati Muba Dodi Reza mengungkapkan, Pemkab Muba melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan memback up anak muda Lalan dalam memasarkan produk-produk Bunshin Indonesia.

“Ini akan jadi produk andalan Muba juga, Pemkab Muba sangat mendukung. Ini juga menunjukan hingga ke daerah pelosok generasi muda di Muba ini kreatif dan inovatif,” tukasnya.

Dodi berharap, anak-anak muda lainnya juga di Muba dapat terinspirasi dengan apa yang sudah dilakukan Ari bersama teman-temannya tersebut. “Mari berlomba-lomba berinovasi dan mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022,” pungkasnya. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here