Home Adhyaksa Sriwijaya Diduga Terlibat Korupsi, Mantan Kadishub Prabumulih Resmi Masuk Bui

Diduga Terlibat Korupsi, Mantan Kadishub Prabumulih Resmi Masuk Bui

0
SYF (masker), Mantan Kepala Kadishub Kota Prabumulih, digiring petugas Kejari setelah ditetapkan jadi tersangka dan langsung ditahan.

PRABIMULIH.PE- SYF, Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Prabumulih, Rabu (26/2/2020) siang resmi ditetapkan jadi tersangka dan langsung ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih. SYF sendiri resmi ditahan dan dibawa ke Rutan Kelas 1 Pakjo Palembang, menyusul Pengelola Parkir, DI yang sebelumnya telah dijebloskan ke penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Prabumulih, Topik Gunawan SH MH melalui Kasi Pidsus, Wan Susilo Hadi SH mengatakan, dari hasil pemeriksaan menyebutkan ada keterlibatan mantan Kadishub, SYF. Sehingga, pihaknya akhirnya menahan SYF, usia pelimpahan tahap II resmi selesai.

“Kalau tersangka SYF, tidak mengaku ada keterlibatan dalam dugaan korupsi kasus retribusi parkir tersebut. Meski demikian, itu hak tersangka SYF. Nanti, kita buktikan di pengadilan prosesnya,” jelas Wan, kepada awak media.

Kasi Pidsus menerangkan, SYF sendiri resmi ditahan dan dibawah ke Rutan Kelas 1 Pakjo Palembang, menunggu proses penyerahan berkasnya ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor untuk di sidang lebih lanjut.

“Sudah resmi kita tahan. Tetapi sambil menunggu serah terima berkas ke pengadilan, kita titipkan ke Rutan Kelas 1 Pakjo, Palembang. Sama dengan tersangka Pengelola Parkir, DI,” ungkapnya.

Masih kata Kasi Pidsus, SYF dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Jo Pasal 55 Undang-Undang (UU) Tipikor dengan ancaman 5 tahun penjara. “Kita jerat dengan Pasal 55 UU Tipikor, karena diduga turut serta dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut,” bebernya.

Menanggapi ada mantan anak buahnya ditetapkan jadi tersangka oleh Kejari Kota Prabumulih, Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM pun angkat bicara. Menurut Wali Kota, dirinya bingung atas penahanan SYF.

Sebab karena informasi yang diterimanya, uangnya tidak di makan oleh mantan Kadishub, tapi permasalahannya si DI tidak menyetor saja. “Saya juga bingung. Tapi karena saya tidak mengerti hukum, tapi bagaimana ya. Kok bisa karena lalai,” jelasnya.

Ridho menambahkan, permasalahan ini Pemkot Prabumulih tetap akan membantu SYF. Yakni dengan cara menyiapkan bantuan hukum. “Tetap akan kita bantu, akan kita siapkan kuasa hukum,” pungkasnya. RAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here