Home Sumsel Muara Rupit Kembali Wilayah Kecamatan Karang Dapo Dilanda Banjir

Kembali Wilayah Kecamatan Karang Dapo Dilanda Banjir

0
Kondisi banjir di Kelurahan Karang Dapo, Muratara.

MURATARA, PE- Tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), berdampak terjadinya banjir disejumlah wilayah. Satunya, di Kelurahan Karang Dapo Kecamatan Karang Dapo, Selasa (4/2).

Sampai saat ini kedalaman banjir yang diperkirakan mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa itu, mulai naik sejak sejak tadi malam. Dari keterangan warga, setempat debit air diprediksikan akan terus mengalami peningkatan.

Seperti diungkapakan Apri (25), warga setempat, air mulai mengalami peningkatan sejak tadi malam sekitar jam 02.15 WIB, dan hingga hari ini kedalaman air mencapai 70 cm. Karena banjir itu biasa datang setiap tahunnya, maka diprediksikan debit air juga akan terus naik.

Kondisi banjir sendiri, menurutnya, memang selalu jadi langganan tahunan di wilayahnya. Seperti 2019 lalu, banjir melanda hampir di semua desa dan kelurahan di Kecamatan Karang Dapo dan mereka merasa hal tersebut sudah tidak asing lagi.

“Banjir memang selalu datang setiap tahunnya di sejumlah desa dan kelurahan di Karang Dapo, jadi rata-rata masyarakat sudah mulai paham dan antisipasi kerugian-kerugian seandainya banjir tiba-tiba datang,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Anggraini (22), warga Kelurahan Karang Dapo. Dia mengungkapkan, banjir sudah menjadi langganan tahunan bagi warga. Jadu bukanlah hal yang aneh lagi, karena sudah terbiasa dan sampai dengan belum terdengar ada warga yang mengalami kerugian, baik materi ataupun korban jiwa.

“Kami hanya antisipasi saja, karena banyak lokasi pemungkiman warga berada dataran rendah. Karena dari semua wilayah desa dan kelurahan di Kecamatan Karang Dapo, termasuk wilayah yang paling rendah dan selalu duluan terdampak banjir,” terangnya.

Sementara Kepala Desa Karang Dapo I, Umar Aziz yang wilayahnya juga terdampak banjir mengimbau kepada masyarakat desanya untuk lebih berhati-hati. Meski banjir sudah menjadi hal yang biasa, tetapi masyarakat harus tetap waspada karena dikhawatirkan debit air akan terus meningkat.

Untuk kerugian sendiri, lanjut dia, sampai saat ini belum bisa terdata, karena banjir baru datang tadi malam dan sampai saat ini belum ada laporan masyarakat atas bencana banjir yang sedang terjadi. “Tetapi saya mengingatkan sekali lagi agar warga tetap berhati-hati, takutnya ada bajir kiriman lagi dari hulu sungai yang membuat debit air cepat meningkat,’’ harapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here