Home Sumsel Banyuasin Dampak Virus Corona, Bupati Askolani Liburkan Aktivitas Belajar di Sekolah

Dampak Virus Corona, Bupati Askolani Liburkan Aktivitas Belajar di Sekolah

0

BANYUASIN.PE-Saat ini penyebaran virus corona semakin meluas dan sudah sampai ke Kabupaten/Kota, tak terkecuali diwilayah Sumatera Selatan.

Antisipasi wabah tersebut menyebar ke Kabupaten Banyuasin, Pemkab Banyuasin terpaksa meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah selama tujuh hari terhitung 24-31 Maret 2020.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Banyuasin H Askolani, SH, MH didampingi Wabup Slamet, Sekda, DPRD, Kapolres, Kejari, Kodim 0430 dan OPD Banyuasin saat jumpa pers di Rumah Dinasnya, Senin (23/3).

Dia menyampaikan hasil rapat bersama tim gugus tugas penanganan Virus Copid-19 (Corona), Senin (23/3) bahwa aktivitas belajar mengajar Paud, TK, SD dan SMP dialihkan ke rumah masing-masing.

“Terhitung besok (24-31 Maret) sekolah diliburkan masuk kembali 1 April 2020 dan akan diperpanjang sesuai dengan situasi terkini penyebaran virus corona,”katanya.

Segala langkah telah dilakukan Pemkab Banyuasin penanganan Copid- 19, seperti mengintruksikan ASN, OPD, Kecamatan dan Perangkat Desa untuk tidak boleh melakukan perjalanan dinas luar dan menerima tamu dari luar daerah.

“Para OPD, Rumah Sakit, Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan terus menginfokan, sosilisasi, pencegahan dan penanganan Copid-19 ke masyarakat,”terangnya.

Untuk aktivitas kantor seperti biasa hanya diperketat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. Oleh karena itu, kantor OPD tetap disterilkan dan menyiapkan Hand Sanitizer.

“Saya juga imbau untuk kegiatan keramaian dimasyarakat maupun di pemerintah untuk ditunda,”jelasnya juga dia minta kegiatan ekonomi dan ibadah tetap berjalan sediakala.

Upaya penanganan lainnya, akan melakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan Pemkab Banyuasin dan menyiapkan masker bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Pembuatan e-KTP tetap berjalan di Kecamatan tapi di mall untuk sementara distop. Begitu juga prosesi pernikahan orangnya dibatasi dan pesta pernikahan kalau bisa ditiadakan,”terangnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar bahwa pihaknya telah membuat edaran tentang larangan kegiatan yang berkaitan kerumunan masa. Apabila ditemukan polisi akan turun dan membubarkan acara tersebut.

“Sejauh ini kami tidak memberikan izin keramaian bagi masyarakat yang mengelar kegiatan yang mengumpulkan orang banyak seperti pesta pernikahan dan lain-lainnya,”katanya.BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here