Home Pariwisata Ditutup Sementara Gegara Covid-19, Pengelola Museum Subkoss Lakukan Ini

Ditutup Sementara Gegara Covid-19, Pengelola Museum Subkoss Lakukan Ini

0
Kepala UPTD Museum Negeri Provinsi Sumsel Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi didampingi Kepala Unit Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Eva Kusmalwati menyampaikan pengarahan terkait penutupan sementara dan rencana perbaikan Museum Subkoss.

LUBUKLINGGAU, PE- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Aufa Syahrizal SP MSc melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Negeri Provinsi Sumsel Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi SH mengungkapkan, terhitung 27 Maret 2020 Museum Sub Komando Sumatera Selatan (Subkoss) Garuda Sriwijaya ditutup sementara bagi pengunjung sampai batas waktu tidak ditentukan.

Penutupan museum bersejarah bagi masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) tersebut menindaklanjuti program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona atau corona virus disease 2019 (covid- 19).

“Sementara waktu Museum Subkoss Garuda Sriwijaya kita tutup dulu untuk kunjungan. Karena selama ini memang banyak pengunjung yang datang dari luar. Namun tetap ada yang jaga di museum,” kata Chandra didampingi Kepala Unit Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Eva Kusmalwati, Jumat (27/3).

Selama museum ditutup akan dilakukan perbaikan atap garasi lokomotif peninggalan sejarah jaman perjuangan yang terletak di samping kiri museum. “Proses perbaikannya dimulai besok (hari ini, Red) dan dilakukan juga perbaikan beberapa titik ruangan koleksi yang bocor,” ungkapnya.

Menurut dia, rencana kedepan pihaknya juga bakal dilakukan perbaikan dan pengecatan pagar sekeliling Museum Subkoss. “Kita akan coba ajukan anggarannya dengan Pak Gubernur, sehingga kedepan para pengunjung museum lebih nyaman lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut kata Chandra, pihaknya melakukan pendataan putra/putri pejuang dan mendata benda koleksi yang ada di Museum Subkoss Garuda Sriwijaya. “Jika ada masyarakat yang akan menghibahkan benda bersejarah untuk dijadikan koleksi museum silahkan hubungi kami,” pungkasnya. WAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here