Home Palembang ASN Pemkot Palembang Diliburkan, Tapi Tetap Bekerja dari Rumah

ASN Pemkot Palembang Diliburkan, Tapi Tetap Bekerja dari Rumah

0
Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa

PALEMBANG, PE – Menindaklanjuti pencegahan Virus Corona (Covid-19), hari ini Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non PNSD atau honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang libur selama 14 hari ke depan. Namun, tetap bekerja di rumah.

Sesuai surat edaran No 13/SE/BKPSDM-V/2020 tentang penyesuaian system kerja di lingkungan Pemerintah kota Palembang dalam rangka antisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Drs Ratu Dewa, M Si, Rabu (18/3). “Libur Tapi tetap bekerja di rumah,” tegas Dewa.

Menurut dia, keputusan ini menindaklanjuti Surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia per Tanggal I7 Maret 2020 Nomor 440l2435/SJ tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah. “Ini dilakukan untuk menjamin penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat yang optimal,” katanya.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan, pelaksanaan jam kerja pegawai ASB di lingkungan pemerintah Kota Palembang dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB. Untuk pelaksanaan jam kerja pada pelayanan kesehatan (Puskesmas) dimulai pada pukuI 07.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Kemudian seluruh Kepala Perangkat Daerah den pejabat Eselon III untuk tetap melaksanakan tugas seperti biasa, dan mengatur jadwal kerja Pejabat Eselon IV, V dan Staf (PNS dan Non PNSD) dalam pelakaanaan tugas kedinasan di kantor dan di rumah masing-mssing secara bergantian dengan mengedepankan faktor keamanan diri dari penyebaan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal, kemudian Perangkat Daerah yang barfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Badan Pengelolaan Pajak Daerah serta Dinas: Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar mengatur jadwal penugasan pegawai pada lingkungan kerjanya untuk tetap memberikan palayanan kepada masyarakat.

“Untuk pelayanan kesehatan bekerja seperti biasa,” tegasnya. Selain itu dalam surat edaran juga diminta agar Kepala Perangkat Daerah melakukan pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan tugas kedinasan yang dilaksanakan oleh pegawai di rumah, sebagal salah satu bahan laporan kerja bulanan.

Melakukan monitoring terhadap daftar hadir manual bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara yang melaksanakan tugas di Kantor, kemudian melangkapi petugas pelayanan dengan masker, menyediakan sarana cuci tangan berupa air mengalir dan sabun antiseptik dan/atau hand sanitizer, pelaksanaan kegiatan apel pagi pada Senin dan senam pagi pada hari Jumat ditiadakan.

“Surat edaran ini berlaku efektif mulai tanggal diterbitkan, dan akan dievaluasi dengan perkembangan pandemi Corona VIIUS Disease 2019 (COVID 19),’’ ungkapnya.

Dewa berharap, setelah dikeluarkan surat edaran tersebut agar para ASN atau pegawai honorer dapat mematuhinya. Pihaknya akan mengawasi, jika ditemukan pegawai yang tidak mengindahkan edaran tersebut. “Jangan anggap sepele. Misalnya sudah diputuskan bekerja di rumah, malah keluar dengan urusan lain, kami akan memberikan sanksi tegas,” kata dia.

Sementara ditambahkan Kepala BKPSDM, Riza Pahlevi, pembelakuan perubahan sistem kerja ASN dan Non PNSD dimulai Kamis (19/03/2020).

Namun, Kepala Perangkat Daerah dan pejabat Eselon II, III untuk tetap melaksanakan tugas seperti biasa, dan mengatur jadwal kerja Pejabat Eselon IV, V, dan Staf (PNS dan Non PNSD) dalam pelaksanaan tugas kedinasan di kantor, dan di rumah masing-masing, secara bergantian, dengan mengedepankan faktor keamanan diri.

Untuk jam kerja Eselon II – III jelas Riza, dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB. Untuk pelaksanaan jam kerja pada pelayanan kesehatan (Puskesmas), dimulai pada pukuI 07.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Hal tersebut tersebut, demi menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal, kemudian Perangkat Daerah yang barfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti Dinas; Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Badan Pengelolaan Pajak Daerah serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

“Saya harap OPD masing – masing, dapat mengatur jadwal penugasan pegawai Eselon II- III pada lingkungan kerjanya, untuk tetap memberikan palayanan kepada masyarakat,”jelasnya.

Selain itu dalam surat edaran juga diminta, agar Kepala Perangkat Daerah melakukan pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan tugas kedinasan yang dilaksanakan oleh Pegawai di rumah sebagai salah satu bahan Iaporan kerja bulanan.

“Kepala OPD dapat melakukan monitoring terhadap daftar hadir manual bagi Pegawai ASN, yang melaksanakan tugas di kantor,” jelasnya.

Kemudian Riza meminta, agar di lingkungan kerja melengkapi petugas pelayanan dengan masker, menyediakan sarana cuci tangan berupa air mengalir dan sabun antiseptik dan/atau hand sanitizer, pelaksanaan kegiatan apel pagi pada Hari Senin dan senam pagi pada Jumat ditiadakan.

“Surat edaran ini berlaku efektif mulai tanggal diterbitkan, dan akan dievaluasi dengan perkembangan pandemi Corona VIIUS Disease 2019 (COVID 19),” tegasnya. DYN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here