Home Kriminal Rampok Bersenpi Ikat Korban, Bawa Kabur Sapi dan Dua Motor

Rampok Bersenpi Ikat Korban, Bawa Kabur Sapi dan Dua Motor

0
Pelaku perampokan bersenpi, Charles, dan seekor sapi milik korban yang sempat dibawa kawanan tersebut.

MARTAPURA,PE – Gerombolan perampok berjumlah delapan orang bersenjata api (senpi) beraksi di Desa Tanjung Kukuh Kecamatan Semendawai Barat, 18 Maret 2020, sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam aksinya setelah mengikat korban, para pelaku berhasil harga benda korban, termasukk Sapi dan 2 motor.

Kronologis kejadian saat itu korban Andreas Winarno (27) bersama ayahnya Sarto (72) dan ibunya Kasni (66) sedang tidur. Kemudian Kasni terbangun dari tidur saat mendengar suara berisik. Saat bangun, dia melihat beberapa orang laki-laki masuk ke dalam rumah. Spontan Kasni langsung berteriak, akan tetapi pelaku langsung memukul kepalanya dengan senjata api rakitan dan mengikat tangannya menggunakan tali.

Korban Andreas yang ikut terbangun dan hendak menolong ibunya, langsung ditodongkan senjata api rakitan ke arah kepalanya dan diikat kedua tangannya. Setelah itu kawanan pelaku mengikat tangan Sarto, seraya diancam agar diberitahu letak barang-barang berharga. Setelah berhasil menguras isi rumah korban, kawanan pelaku membawa Sarto dengan cara diseret menuju ke arah lahan tebu PT LPI, lalu diikat di pohon tebu dan ditinggalkan di lokasi.

Selanjutnya kawanan pelaku melarikan diri dengan membawa hasil rampokan berupa 1 unit motor Honda Supra X warna merah hitam beserta STNK dan BPKB, 1 unit motor Honda Beat warna merah hitam bersama STNK, 1 ekor sapi jenis Jawa warna putih, 1 unit handphone OPPO A37, 1 unit handphone Nokia dan dompet beserta isinya. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 30.000.000.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK melalui Kasubag Humas Iptu Yuli ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan menurut Yuli, korban yang melapor ke Polsek Cempaka langsung ditindaklanjuti, dan berhasil menangkap salah satu pelaku atas nama Charles (34) yang merupakan warga setempat.

“Pelaku ditangkap pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB dirumahnya. Dari pelaku diketahui satu ekor sapi dan 1 motor Honda Beat masih ditinggalkan di kebun di Desa Sri Bunga, dan berhasil diamankan kembali. Selanjutnya saat dipaksa menunjukkan tempat persembunyian rekannya, pelaku melawan dan berusaha melarikan diri. Akhirnya dia terpaksa kita tembak dibagian kakinya. Saat ini kita masih melakukan pengejaran pelaku KS dan KL, serta pelaku lain yang belum diketahui identitasnya,” ujar Yuli. NIA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here