Home Pendidikan Dosen UTP Raih Gelar Doktor Ke-35 Universitas Bengkulu

Dosen UTP Raih Gelar Doktor Ke-35 Universitas Bengkulu

0
Dr Ima Andriyani, SE, MSi, bersama para promotor dan penguji, usai menjalani Ujian Terbuka Promosi Doktor di Ruang Rapat Utama Gedung Rektorat, Universitas Bengkulu (Unib), Selasa (28/4).

BENGKULU, PE – Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang (UTP) Ima Andriyani meraih gelar tertinggi akademik, setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada Sidang Terbuka Promosi Doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Bengkulu (Unib), Selasa (28/4).

Ima yang merupakan angkatan keempat resmi menyandang gelar doktor dan menjadi lulusan ke-35. Dalam ujian tersebut, penerima Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Dalam Negeri (BUDI-DN) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristedikti) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dinyatakan lulus dengan hasil sangat memuaskan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75.

Dalam ujian terbuka tersebut, ibu tiga anak itu berhasil mempertahankan disertasinya berjudul ‘Siklus Hidup Perusahaan, Aktivitas Merger dan Akuisisi di Indonesia’.

Bertindak sebagai Ketua Promotor Prof Dr Kamaludin, SE, MM, Ko Promotor I Dr Yuliani, SE, MM, CFP, QWP, AEPP dan Ko Promotor II Saiful, SE, MSi, Ak, Phd. Adapun tiga penguji Dr Fitri Santi, SE, MSi (Penguji I), Dr Muhartini Salim, SE, MM (Penguji II) dan Dr Husaini, SE, MSi, Ak, CA (Penguji III). Sementara Penguji Eksternal adalah Prof Dr Ir Budi Hermana, MM, dari Universitas Gunadarma Jakarta.

Di depan tim Penguji dan Promotor, Ima menjelaskan penelitian ini menggunakan beberapa teori, seperti Agency Theori, Signaling Theori dan Teori Siklus Hidup. Dari hasil penelitian ini menunjukkan masih terjadinya variasi pengaruh siklus hidup perusahaan terhadap akuisisi, dimana hal ini dipandang sebagai kesenjangan dalam penelitian.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menjelaskan dan menganalisis pengaruh-pengaruh siklus hidup perusahaan akuisisi terhadap kondisi kekayaan pemegang saham, kepemilikan saham dan metode pembayaran dalam akuisisi yang diukur dengan menggunakan variabel kontrol,” papar Ima yang menjalani ujian terbuka selama dua jam.

Sidang Terbuka Promosi Doktor dijalankan secara terpisah, yaitu di Universitas Bengkulu, Jakarta dan Palembang, khusus Penguji Eksternal dan Co Promotor I, karena mengikuti kebijakan pemerintah untuk menerapkan physical distancing atau menjaga jarak.

“Kami ucapkan selamat, semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna dan terus berkarya bagi pengembangan dunia pendidikan. Ujian terbuka secara daring ini kita lakukan sebagai upaya implementasi pencegahan penyebaran pandemi Covid-19,” kata Ketua Promotor Prof Dr Kamaludin, SE, MM.

Ia juga mengungkapkan, bahwa pelaksanaan sidang secara daring ini menjadi bukti bahwa kegiatan akademik berbasis daring tetap dapat dilaksanakan tanpa kendala dan tidak menghilangkan kesakralan dari prosesi sidang.

Sementara Ima Andriyani mengucapkan rasa syukur dan bahagia karena dapat menyelesaikan masa studi S-3 dalam waktu 3,8 tahun. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak UTP Palembang, yang terus memberikan support secara maksimal.

“Senang luar biasa. Sudah plong karena perjalanan akademik akhirnya selesai juga. Kalau kendala tidak ada masalah, meski ujian melalui proses daring karena sebelum ujian sudah melakukan simulasi teknis. Setelah ini saya akan kembali mengabdi di Universitas Tridinanti Palembang,” ujar dia. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here