Home Sumsel Lubuklinggau Ada 5 Alasan Bandara Silampari Tidak Ditutup di Tengah Pandemik Virus Corona

Ada 5 Alasan Bandara Silampari Tidak Ditutup di Tengah Pandemik Virus Corona

0

LUBUKLINGGAU, PE – Di tengah penyebaran pandemik virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19) di berbagai belahan dunia, termasuk seluruh wilayah Indonesia. Salah satu gerbang utama suatu wilayah yang dianggap akses keluar masuknya penyebaran virus mematikan ini yakni bandar udara (bandara). Hingga beberapa bandara terpaksa setop beroperasi sementara waktu hingga waktu yang belum ditentukan.

Kendati demikian Bandara Silampari Lubuklinggau memutuskan tetap beroperasi seperti biasa. Kepala Bandara Silampari Lubuklinggau Mega Herdiyansah menegaskan ada sejumlah alasan mengapa sampai saat ini Bandara Silampari belum ditutup.

Kepada tim Palpres.com, Mega Herdiyansah menguraikan, ada lima alasan yang harus dipahami masyarakat Lubuklinggau saat ini. Pertama bandara adalah objek vital, sementara ini bandara tidak harus ditutup.

Kedua, bandara bukan hanya untuk mengangkut penumpang, tetapi ada kargo bahan makanan hingga alat medis. Ketiga, bandara ada menara Air Traffic Controller (ATC) yang memantau dan memberikan informasi perlintasan pesawat di udara.

Kalau konsepnya menutup bandara otomatis menara tutup dan pesawat lain yang melintas tidak mendapatkan informasi. Dampaknya semua pesawat yang melintas di Bandara Silampari tidak terpantau oleh menara tersebut. Keempat, bandara sebagai alternatif pesawat lain yang butuh mendarat dalam keadaan darurat di bandara terdekat.

”Dan alasan terakhir yang terpentingnya lagi, Bandara ditutup atas dasar kewenangan pusat bukan dari Pemda atau kita. Sampai saat ini belum ada perintah dari pusat melalui Kemenhub (Kementerian Perhubungan) untuk menutup Bandara Silampari,” tegas dia.

Mega melanjutkan, pihaknya hanya bisa memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 dengan memperketat pengawasan di Bandara. Setiap penumpang yang turun disetrilisasi dengan cairan disinfektan, pembagian masker, didata dan cek suhu tubuh. Jika ada gejala akan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) terdekat.

”Sebelum ada yang positif kita hanya mengimbau. Saat ini semua pegawai Bandara Silampari wajib dilengkapi APD (Alat Pelindung Diri) dan menjaga kebersihan. Seperti menggunakan masker dan mencuci tangan. Jika ketahuan tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi,” jelasnya. WAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here