Home Sumsel Muara Rupit Disalurkan Bulan Ini, BLT Desa Dalam Proses

Disalurkan Bulan Ini, BLT Desa Dalam Proses

0
Kabid Pemdes DPMD-P3A Kabupaten Murayara, Zulyan Putra.

MURATARA,PE- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (BLT Desa) Tahun 2020 guna penanggulangan dampak Covid-19 sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 40 tahun 2020, akan disalurkan selama tiga bulan, terhitung April hingga Juni 2020.

Sesuai PMK, besaran BLT Desa yang akan disalurkan sebesar Rp 600 ribu/ Kepala Keluarga (KK) itu diprioritaskan melalui penggunaan Dana Desa Tahan pertama. Terkait banyaknya pertanyaan kapan BLT Desa di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) disalurkan, berikut penjelasan Dinas PMD-P3A Kabupaten Muaratara.

Kepala DPMD-P3A Kabupaten Muratara, Hj Gusti Rohmani melalui Kabid Pemdes Zulyan Putra, Kamis (23/4/20) mengatakan, untuk penyaluran BLT Desa saat ini sedang dalam proses persiapan penyaluran sesuai kriteria-keriteria yang ada.

Bersamaan dengan sebelumnya telah terbentuk relawan Covid-19 tingkat desa, yang nantinya akan bertugas melakukan pendataan sesuai PMK Nomor 40 tahun 2020 sesuai kategori penerimaan dari peraturan itu. Seperti keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan dan tidak termasuk penerima bantuan program keluarga harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Kartu Prakerja.

“Untuk jumlah besaran pagu dana desa berdasarkan peraturan itu, persentasenya berdasarkan besaran dana desa masing-masing. Ada yang maksimal 20 persen, 30 persen, sampai dengan 35 persen. Untuk bantuan sendiri berbentuk tunai dengan besaran Rp 600 ribu / Kepala Keluarga (KK) yang akan diberikan selama tiga bulan, dimulai Apri sampai Juni 2020 mendatang,” ungkapnya.

Menurut Zulyan, untuk penyaluran BLT desa sesuai PKM diprioritaskan mengunakan Dana Desa tahap pertama. Bahkan beberapa hari lalu pihaknya juga menerima Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri, terkait mekanisme pencarian BLT Desa tunai atau uang elektrik itu diperbolehkan sesuai situasi dan kondisi keberadaan desa masing-masing.

“Untuk pendataan sendiri ini akan baru dimulai, dan sekarang masih perlu singkronisasi anatara data PKH, BPNT dan BLT Pusat maupun Bantuan dari Kabupaten. Karena regulasinya data penerima BLT Desa itu, memang untuk masyarakat yang diluar data penerima bantuan-bantuan itu,” ungkapnya.

Soal hal ini baru pihaknya mulai, karena petunjuknya dari beberapa waktu lalu belum valid dan baru sebatas surat-surat edaran. Sedangkan pihaknya menunggu dari PMK untuk mengetahui berapa pagu-pagu dari dana desa yang telah diresmikan dari pemangkasan angran terkait penangulangan Covid-19 itu. Serta desa juga dari surat edaran sebelumnya, diwajibkan adanya posko relawan covid-19, dan penyemprotan disinfektan.

“Bupati juga menganjurkan membagikan 1.000 masker untuk menyarakat dari dana desa masing-masing. Untuk itu kita harapkan pemdes segera menyelesaikan pendataan itu, dengan memperhatikan ketentuan dan juknis yang ada tanpa ada unsur-unsur lain atau unsur kekeluargaan. Semoga wabah Copid-19 ini cepat berlalu, dan kita dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan tenang,” harapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here