Home Sumsel Empat Lawang Mantan Dokter RSUD Tebing Tinggi Positif Covid-19

Mantan Dokter RSUD Tebing Tinggi Positif Covid-19

0
Jubir RSUD Tebing Tinggi Penanganan Covid-19, dr Sukma Lini memberikan keterangan kepada wartawan terkait terpaparnya dokter tidak tetap di RSUD Tebingtinggi, Senin (27/4).

EMPAT LAWANG, PE – Seorang dokter yang pernah bertugas di RSUD Tebing Tinggi Empat Lawang, diduga terpapar Covid-19. Pihak RSUD Tebing Tinggi langsung angkat bicara.

Jubir RSUD Tebing Tinggi penanganan Covid 19 dr Sukma Lini mengatakan, sejak diketahui dokter yang berinisial I dinyatakan positif, pihaknya langsung melakukan tracking kepada seluruh tim medis yang pernah kontak dengan yang bersangkutan.

“Status dokter tersebut dokter tidak tetap di RSUD Tebing Tinggi ini. Lalu yang bersangkutan terakhir kerja di RSUD Tebing Tinggi, 14 April kemarin. Sejak tanggal itu kita melakukan tracking kepada seluruh tim medis, yang pernah kontak dengan yang bersangkutan,” ungkap dr Sukma, Senin (27/04/2020).

Pihaknya pun, kata dr Sukma telah melakukan rapid test kepada 49 orang yang pernah kontak dengan bersangkutan. Dari dokter spesialis hingga perawat, hasilnya semua negatif.

“Saat ini 49 orang itu sudah melakukan isolasi mandiri di Gedung RSUD Tebing Tinggi. Kondisi mereka sehat dan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tebing Tinggi dr Devy Andrianty meminta, kepada masyarakat tidak panik berlebihan dan jangan percaya terhadap isu yang menyebar melalui media sosial maupun WhatsApp.

“Dokter tersebut diketahui positif Covid 19 tanggal 25 April, sedangkan terakhir ia bekerja di RSUD 14 April. Saat ini yang bersangkutan diisolasi di Kota Lubuklinggau,” kata Devy.

Masih kata Devy, yang perlu diketahui bahwa dokter yang bersangkutan bukan warga Empat Lawang. Di RSUD Tebing Tinggi hanya sebagai dokter tidak tetap, ia dokter tetap di Kota Lubuklinggau.

“Saat ini kondisi dokter itu pun membaik. Termasuk 49 orang yang pernah kontak dengan dokter tersebut sehat dan selalu diberikan multivitamin,” tuturnya.

Ke depan lanjut Devy, 49 orang yang telah dilakukan rapid test akan tetap dipantau. Setelah 10 hari akan kembali dilakukan rapid test. Pihaknya pun akan mengajukan agar 49 orang tadi untuk dilakukan Swab.

“Masyarakat jangan terlalu panic, karena jika kita takut berlebihan dapat menurunkan imunitas tubuh. Kita sama-sama berdoa agar Kabupaten Empat Lawang tetap berstatus Zero Covid 19,” harapnya

Hasil swabnya keluar, dan dr I itu tanggal 25 April kemarin dinyatakan positif. Sedangkan dirinya bertugas di sini terakhir tanggal 14 April 2020, untuk dokter dan tenaga medis yang di sini sempat kontak dengan dokter asal Lubuk Linggau itu sudah diisolasi semua,” bebernya.

Mengenai asupan tenaga medis yang di isolasi, ia memastikan asupannya tidak akan berkurang. “Kami pastikan, ketersedian asupan bagi tenaga medis yang dikarantina selama 14 hari tidak akan berkurang,” ungkapnya.

Dikatakan Devy, petugas medis yang sudah diisolasi dan dinyataķan negatif hasil akhir. Maka masih akan tetap dikerjakan di RSUD.”Setelah rangakaian karantina dan tes lab selesai, semuanya masih kita perkerjakan di sini,” tandasnya. KOE

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here