Home Headline News Tambah 11, Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 210 Orang

Tambah 11, Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 210 Orang

0

PALEMBANG, PE – Kasus positif terinfeksi Virus Corona di Sumatera Selatan terus bertambah. Hingga Rabu (6/5) ada tambahan sebelas kasus baru. Sehingga total kasus positif Corona di provinsi ini menjadi 210 orang.

Sampel yang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang sampai hari ini berjumlah 1235 orang. Dengan rincian, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 849 sampel, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 316 sampel, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 70 orang.

Jumlah sampel yang positif hingga hari ini menjadi 210 orang. Jumlah sampel negatif 211 orang, sampel yang masih dalam proses pemeriksaan 814 orang.

“Kasus konfirmasi baru positif Covid-19 hari ini bertambah sebanyak sebelas orang. Nomor kasus dimulai dari nomor 200 sampai 210. Kasus berasal dari Ogan Ilir sebanyak 2 orang, OKI 2 orang, tujuh orang dari Palembang. Semua kasus transmisi local,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri, SKM dalam keterangan pers, Rabu (6/5).

Dikatakan, kasus sembuh pada hari ini tidak ada penambahan, tetap sebanyak 47 orang. Sedangkan kasus meninggal bertambah satu orang. Sehingga total yang meninggal di Sumsel karena Covid-19 sebanyak enam orang.

“Yang meninggal dari Mesuji, Kabupaten OKI. Usianya 75 tahun, laki-laki. Ada penyakit penyerta, hipertensi. Meninggalnya hari ini,” tuturnya.

ODP di Sumsel hingga hari ini sebanyak 4414 orang, ODP selesai pemantauan 2912, ODP masih dalam proses pemantauan 1502 orang. PDP sebanyak 280 orang, selesai dilakukan pengawasan 139 orang, proses pengawasan sebanyak 141 orang. Penambahan PDP pada hari ini 14 orang.

Warga diingatkan untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Tetap menjaga jarak dengan orang lain, jangan kurang dari satu meter. Terlebih saat berbelanja di pasar. Usahakan untuk tidak berdesakan.

“Rajinlah mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun. Sarana cuci tangan ini sudah disediakan di pasar,” katanya.

Saat mau masuk area pasar, ia mengatakan, penjual dan pembeli wajib memakai masker, agar penularan penyakit Covid-19 bisa dicegah. Manfaatkan sarana cuci tangan. Cucilah tangan saat hendak masuk lingkungan pasar.

“Dengan begitu apabila kita mengandung virus, maka virus tersebut tidak menempel di tangan saat memilih barang yang akan dibeli. Sehingga tidak menjadi sumber kontak dan tidak mencemari belanjaan. Terlebih kita sendiri belum tentu membelinya,” ucapnya.

Pasar, ia melanjutkan, merupakan tempat yang ramai. Apabila ada di antara pembeli atau penjual tidak ada gejala tapi mengandung Virus Corona, ia bisa menularkannya ke orang lain.

“Paling baik menghentikan virus ini dengan memakai masker, selalu cuci tangan, dan jaga jarak,” pungkasnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here