Home Headline News 227 Orang Terpapar Corona di Sumsel

227 Orang Terpapar Corona di Sumsel

0

Hari Ini Tambah 17 Kasus

PALEMBANG, PE – Terus bertambah jumlah kasus positif Virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan. Pada Kamis (7/5), ada 17 orang yang terpapar virus ini. Sehingga totalnya menjadi 227 orang.

Hingga hari ini sampel yang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang sebanyak 1478 orang untuk Provinsi Sumsel. Terdiri dari orang tanpa gejala (OTG) 1081 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 325 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 72 orang.

Dari sampel tersebut, jumlah sampel yang positif sebanyak 227 orang, sampel negatif 213 orang, dan sampel yang masih dalam proses pemeriksaan 1038 orang.

“Penambahan kasus baru pada hari ini Kamis (7/5) sebanyak 17 orang. Dimulai dari kasus nomor 211 sampai 227. Sebanyak 17 orang itu, terdiri dari enam orang dari Palembang, 8 dari Lubuklinggau, 1 Muaraenim, 1 OKU, 1 Muratara,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri, SKM dalam keterangan pers, Kamis (7/5).

Dikatakannya, kasus konfirmasi sembuh tidak ada penambahan hari ini, masih berjumlah 47 orang. Sedangkan kasus meninggal delapan orang.

“Beberapa hari lalu ada yang meninggal. Namun hasil laboratorium baru keluar. Sehingga digolongkan meninggal karena terinfeksi Covid-19. Tercatat dilaporkan meninggal pada hari ini dua orang. Mereka berasal dari Muaraenim dan Musi Rawas, pasien 154 dan 221. Sehingga total yang meninggal di Sumsel akibat Covid-19 sebanyak 8 orang,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kasus positif Covid-19 di Sumsel terus bertambah dari hari ke hari. Oleh karena itu, warga diimbau untuk disiplin mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Yakni menjaga jarak. Hindari kerumunan yang menyebabkan suasana berdesakan. Seperti berbelanja di pasar. Jaga jarak antrian. Supaya penularan penyakit ini bisa dicegah. Dan kita bisa kembali ke kondisi normal,” ujarnya.

Tetaplah berada di dalam rumah. Kalaupun harus keluar, pakailah masker yang benar. Bukan hanya menutup mulut, tetapi juga hidung.

“Kami mengamati di jalan dan pasar-pasar, ada warga yang tidak benar memakai masker. Mulutnya ditutup, tapi hidung terbuka. Perlu kami sampaikan, penyakit ini masuknya melalui hidung dan mulut. Pemakaian masker haruslah benar,” tukasnya.

Masker itu, ia melanjutkan, tidak harus masker bedah, lantaran hanya untuk tenaga kesehatan. Mendapatkannya pun sulit.

“Pakailah masker kain. Kualitasnya sama saja dengan masker bedah. Kenakan masker minimal dua lapis,” ucapnya.

Masker itu setelah dipakai harus dicuci. Sebaiknya siapkan dua atau tiga masker. Sehabis dipakai, langsung cucilah dengan deterjen. Besoknya pakai masker yang baru.

“Mungkin butuh tiga sampai empat masker untuk beraktivitas. Jangan sampai hanya satu masker yang terus dipakai dan tidak dicuci. Sama saja tidak memperhatikan kebersihan masker. Di bagian luar masker bisa saja virusnya menempel. Oleh karena itu, masker sepulang di rumah dicuci. Besoknya gunakan masker baru,” ucapnya lagi.

Orang dalam pemantauan (ODP) di Sumsel hingga hari ini sebanyak 4504 orang. Jumlah ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 3083 orang. ODP yang masih dalam pemantauan 1421 orang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 287 orang. Selesai pengawasan 143 orang. Masih dalam proses pengawasan atau proses perawatan di rumah sakit sebanyak 144 orang. Penambahan PDP hari ini 7 orang. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here