Home Headline News PSBB Palembang-Prabumulih Berlaku 21 Mei

PSBB Palembang-Prabumulih Berlaku 21 Mei

0
Gubernur Sumsel, H Herman Deru. Foto: Humas Pemprov Sumsel

PALEMBANG, PE – Pemerintah Kota Palembang dan Prabumulih harus segera merampungkan aturan soal Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 20 Mei. Sehingga, bisa diberlakukan pada 21 Mei.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melakukan monitoring rancangan Peraturan Wali Kota (Perwako) dan kesiapan PSBB di Kota Palembang, Senin (18/5)

“Perkada (Peraturan Kepala Daerah, red) Palembang dan Prabumulih tetap harus selesai tanggal 20 (Mei 2020), karena di tanggal 21 (Mei 2020) sudah pelaksanaan. Tentunya kenapa tidak langsung sanksi, karena itu butuh sosialisasi,” kata Herman Deru.

Menurutnya, sanksi terkait PSBB bakal berlaku pada H+2 Hari Raya Idul Fitri. Namun PSBB harus berlaku satu minggu, setelah disetujui oleh Menteri Kesehatan.

“Jadi saya mau luruskan bahwa H+2 itu bukan penerapan PSBB, tapi penerapan sanksi. Penerapan PSBB tetap paling lama seminggu setelah disetujui,” ujarnya.

Ia juga meminta agar sanksi yang diterapkan saat PSBB nanti bersifat mendidik. Terlebih tujuan dari PSBB tak lain untuk memutus rantai Covid -19, karena penyebarannya terus bertambah.

“Jadi untuk mendukung itu diperlukan peran serta semua pihak, terutama seluruh lapisan masyarakat,” kata Gubernur.

Ia mengatakan, suksesnya penanganan Covid-19 sangat tergantung pada masyarakat. “Mari kita sadari bersama dengan mengutamakan hati nurani,” katanya.

“Saya mengharapkan agar bagaimana kita melaksanakan ini dengan serius, namun tidak disertai dengan kepanikan,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pertemuan dan monitoring mengenai penerapan Peraturan Wali Kota tentang PSBB. Pertemuan tersebut untuk sinkronisasi guna penyesuaian dan menyikapi Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang PSBB di Kota Palembang.

Menurut dia, saat ini payung hukum yang akan menjadi acuan kerangka umum setiap kabupaten dalam pelaksanaan PSBB sudah ada dan tinggal penyelesaian peraturan.

Jadi, pihaknya melakukan monitoring guna untuk mengetahui progres Perwali tersebut.

Menkes telah menyetujui PSBB Kota Palembang dan Prabumulih, dan sekarang Perwali-nya sedang dibahas. CIT.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here