Home Galeri Foto Tunggu Calon Penumpang Sambil Khatamkan Al Quran

Tunggu Calon Penumpang Sambil Khatamkan Al Quran

0
KHUSYU Dengan khusyu Bagimin membaca lembaran-lembaran Al Quran sembari menunggu calon penumpang yang menggunakan jasa bentornya, Selasa (19/5). Foto: Alhadi Farid Palembang Ekspres

PALEMBANG, PE – Ramadan bulan penuh berkah. Setiap ibadah diganjar pahala yang berlipat. Momen ini dimanfaatkan banyak umat muslim. Berlomba-lomba melakukan amal ibadah. Seperti Pak Bagimin, seorang penarik bentor di kawasan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang.

Pria gaek 63 tahun ini mengisi sela-sela aktifitas menarik becak bertenaga motor ini dengan mengaji Al Quran. Sambil menunggu calon penumpang di pangkalan, kerapkali dia didapati khusyu menghabiskan lembaran-lembaran Kitab Suci Al Quran dengan tartil. Bahkan dia sempat menamatkan bacaannya hingga juz ke-30 alias khatam.

Saat dibincangi, Pak Bagimin mengaku menghabiskan masa mudanya bekerja di tambang hampir 20 tahun yaitu di daerah Tanjung Enim, Padang dan Kalimantan Timur. Berpindah-pindah tugas beberapa tahun sekali.

“Di akhir pensiun saya memutuskan untuk membeli bentor dan digunakan untuk menyambung hidup,” tuturnya mengawali cerita jalan hidupnya.

Sebelum berprofesi sebagai penarik bentor, Pak Bagimin mengaku sempat bekerja di tempat lain. Hanya saja di tempat itu, jam-jam kerjanya tidak begitu banyak untuk melakukan ibadah.

Di tengah pandemi wabah virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19) ini, dia menyebutkan berakibat sepinya orang yang akan menggunakan jasa bentornya. Untuk mengusir kegalauan akibat menurunnya penghasilan lantaran sepi penumpang, di sela-sela waktu luang saat tidak ada penumpang dia menyempatkan diri untuk mengaji.

“Mengaji seperti ini sudah saya lakukan jauh sebelum puasa Ramadan. Alhamdulillah, saya khatam di Ramadan ke-20 atau malam ke 21 Ramadan. Sekarang mengulang lagi,” ucapnya.

Pak Bagimin menuturkan, di balik musibah corona ini ada keberkahan tersendiri. Penumpang memang sedikit sepi tapi ada saja rezeki, baik sembako dan uang tunai.

“Dengan kita membaca Al Quran, keberkahannya luar biasa rezeki sudah Allah yang atur. Tapi bukan berarti kita tidak bekerja tetap harus dengan usaha,” ucapnya.

Sehari-harinya Pak Bagimin mengaku biasanya keluar sekitar pukul 09.00 pagi dan menjelang Ashar siap-siap untuk ke masjid setelah itu baru bergegas untuk pulang. ALH

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here