Home Palembang Wagub Sumsel Mawardi Yahya Sebut Kabupaten/Kota Ujung Tombak dan Garda Terdepan Penanganan...

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Sebut Kabupaten/Kota Ujung Tombak dan Garda Terdepan Penanganan Covid-19

0
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya memberikan pengarahan kepada petugas medis yang bertugas di PDP Center Rumah Sehat Covid-19 JSC.

PALEMBANG, PE РWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) sekaligus Ketua Umum Rumah Sehat Covid 19 Sumsel, H. Mawardi Yahya menegaskan, kabupaten/kota harus proaktif karena merupakan ujung tombak dalam penanganan virus corona atau coronavirus disease 2019 (covid-19).

“Ini sebagai percepatan penanganan covid-19. Pemerintahan sebagai garda terdepan adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot). Untuk itu diharapkan Pemkab/Pemkot lebih meningkatkan aktifitas penanganan masalah covid-19 ini,” tegasnya didampingi Ketua Koordinator Rumah Sehat Covid-19, Aufa Syahrizal di sela-sela meninjau gedung PDP Center Pemprov Sumsel berlokasi di Tower 8, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Rabu (20/5).

Mawardi menambahkan, kabupaten/kota diharapkan juga mampu mendeteksi sedini mungkin, berasal dari mana dan siapa saja yang memiliki gejala covid-19 agar tidak menular kemana-mana. Puskesmas dan rumah sakit harus proaktif.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sendiri sambung Mawardi, siap membackup dan memfasilitasi sebagai upaya penanganan penyebaran covid-19.

“Sebagai contoh bukti kesigapan Pemrov dalam upaya menangani dan membatasi terjadinya penyebaran covid-19 yakni mempersiapkan Wiswa Atlet sebagai ODP Center yang diberi nama Rumah Sehat Covid-19, sejak Maret lalu,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Mawardi, dengan semakin meningkatnya jumlah Pasien PDP dan daya tampung beberapa rumah sakit sudah terbatas, Pemrov pun telah mengambil sikap dan tindakan cepat yakni menyiapkan Tower 7 dan 8 di Wisma Atlet sebagai PDP center sekaligus sebagai rumah sakit darurat dengan berbagai fasilitas yang diperlukan.

“Ya, semua fasilitas sudah disiapkan untuk mendukung penanganan pasien naik ODP dan PDP. Dibukanya PDP Center untuk menampung jika rumah sakit rujukan tidak lagi mampu menampung pasien,” ujarnya.

Mantan Bupati Ogan Ilir (OI) dua periode ini juga berharap masyarakat tetap waspada, menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah yang sudah ditetapkan. “Jangan anggap sepele dan perlu waspada. Jaga kesehatan dan ikuti anjuran pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Rumah Sehat Covid-19 Sumsel, Aufa Syahrizal menambahkan, tercatat saat ini ada sekitar 85 orang dalam penanganan, dimana 41 orang klien Orang Dalam Pemantauan (ODP). Selain itu PDP Center Tower 8 saat ini menangani sekitar 44 klien Pasien Dengan Pengawasan (PDP).

“Kami terus melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan kabupaten kota untuk melakukan penanganan terhadap virus Corona. Intinya Pemprov Sumsel siap memfasilitasi melalui Rumah Sehat siap Covid-19 Sumsel,” pungkasnya. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here