Home Kriminal Apes, Ponsel Dibawa Kabur Calon Pembeli

Apes, Ponsel Dibawa Kabur Calon Pembeli

0
Randi saat melaporkan tindak penggelapan ponsel yang dia alami, ke SPKT Polrestabes Palembang.

PALEMBANG, PE – Niat menjual ponsel kesayangannya, malah membuat Randi (23) menjadi korban penggelapan satu unit ponsel warna merah miliknya di rumah pelaku Wawan di Perumahan Bougenville, Karya Baru, Alang-Alang Lebar Palembang, Jumat (8/5) sekitar pukul 20.30 WIB.

Diketahui, Randi merupakan warga Jalan Nias IV, Ilir Barat I Palembang, saat itu dirinya memposting ponselnya di media sosial (medsos) Facebook, pelaku Wawan tertarik dan ingin membeli ponsel korban. Namun korban diminta pelaku memperlihatkannya tersebut di rumahnya, di Lorong M Aguscik, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.

“Pelaku berminat dengan ponsel saya tawarkan di Facebook dan mengajak saya untuk bertemu di rumahnya, karena saya merasa yakin dan aman jadi beranikan diri untuk bertransaksi di rumah pelaku,” ujarnya, Ahad (10/5).

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban diajak masuk kedalam rumah pelaku dan sembari ditawarkan untuk minum. Karena air minum habis, kemudian pelaku pergi ke minimarket untuk membeli air minum dan ambil uang. Namun sayangnya, saat itu ponsel korban telah dipegang oleh pelaku.

“Saat saya diajak masuk ke rumah pelaku, saya ditawarkan minum. Namun karena air minum habis pelaku beralasan ke minimarket sebentar untuk membeli air minum dan ambil uang di ATM, saat itu ponsel saya dibawa oleh pelaku Wawan,” tuturnya.

Selanjutnya, ia sudah mencoba menunggu namun pelaku tak kunjung kembali. Korban mencoba bertanya kepada teman pelaku, namun dia jawab tidak tahun dan dia pun langsung pergi dan membawa kunci rumah pelaku.

Kemudian korban mencoba bertanya ke tetangga dan Ketua RT setempat, namun jawaban mereka sama pelaku ini sudah sering melakukan perbuatan seperti itu. Bahkan, informasi dari Ketua RT pelaku ini baru saja keluar dari penjara.

“Saya sudah coba menunggu, namun pelaku tak kunjung kembali. Kemudian bertanya sama temannya hingga ketua RT nya, dan diarahkan untuk lapor polisi atas kasus penggelapan yang saya alami,” jelas Randi.

Ditambahkan Randi, pada pagi hari ini, ia juga telah mendatangi kembali rumah pelaku namun kosong. Merasa dirinya menjadi korban penggelapan satu unit ponsel, lantas ia langsung mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk membuat laporan kepolisian. KUR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here