Home Palembang Langganan Banjir, Fitri Akui Sedimentasi Sumbat Saluran Air

Langganan Banjir, Fitri Akui Sedimentasi Sumbat Saluran Air

0
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda saat melakukan peninjauan di Ario Kemuning, Rabu (27/5).

PALEMBANG, PE – Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda kembali menindaklanjuti laporan warganya. Genangan air cukup tinggi yang dikeluhkan warga, tidak menyurutkan Fitri melihat langsung kondisi saluran air yang dikeluhkan meski di tengah wabah pandemi Covid-19.

“Berdasarkan informasi dari warga setempat, kita langsung telusuri mulai dari Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami hingga Kelurahan Ario Kemuning memang sering terjadi banjir di daerah sini dan sudah cukup lama,” kata Fitri saat lakukan peninjauan di Ario Kemuning, Rabu (27/5).

Fitri menjelaskan, dirinya sengaja turun ke lapangan guna memastikan kebenaran hal tersebut, yaitu dengan pengecekan sedimentasi serta memastikan ada atau tidaknya sumbatan.

“Mungkin juga kalau ada saja pembangunan di atas air,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Wakil Wali Kota Palembang dua periode itu juga sekaligus meninjau jalan-jalan rusak yang dinilai cukup membahayakan saat adanya genangan air.

Dikesempatan tersebut juga, Fitri mengimbau kepada masyarakat, tokoh masyarakat serta semua ketua RT untuk selalu melakukan pengecekan di lokasi masing-masing.

“Apalagi ini sudah mulai memasuki musim penghujan yang cukup ekstrem. Seandainya memang ada hal yang bisa kita lakukan seperti gotong royong, mungkin sebaiknya kita lakukan,” tuturnya.

Dia juga telah berkoordinasi dengan Dinas PU untuk langsung mengadakan pembersihan sedimentasi, sehingga saat musim penghujan tidak ada lagi genangan air.

“Termasuk juga jalan rusak, karena kalau jalannya banjir, otomatis air di jalan itu akan tergenang dan mudah membuat jalan kita rusak. Yang pasti harapan kita, masyarakat Kota Palembang bebas dari banjir dan menikmati jalan yang jauh lebih baik,” tukasnya. DYN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here