Home Sumsel Muara Rupit Masa Penyaluran Diperpanjang, Dana Desa Diprioritaskan untuk BLT DD

Masa Penyaluran Diperpanjang, Dana Desa Diprioritaskan untuk BLT DD

0
Kabid Pemdes DPMD-P3A Muaratara, Zulyan Putra

MURATARA,PE- Masa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) diperpanjang oleh Kementrian Keungangan (Kemenkeu), melalui revisi kembali Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 tetang pengelolaan Dana Desa tahun 2020. Selanjutnya, Dana Desa diprioritaskan untuk BLT DD.

Demikian diungkapkan Kepala DPMD-P3A Kabupaten Muratara, Hj Gusti Rohmani melalui Kabid Pemdes, Zulyan Putra kepada Palembang Ekspres, Kamis (28/5/20). Dia membenarkan adanya perpanjangan masa penyaluran BLT DD, berdasarkan revisi PMK Nomor 50/PMK.07/2020.

“Dalam revisi itu pada perinsipnya sama, hanya saja ada perubahan penambahan masa penyaluran BLT DD. Sebelumnya hanya selama 3 bulan diperpanjang menjadi 6 bulan, dengan jumlah total besar BLT DD sebelumnya Rp 1,8 juta menjadi Rp 2,7 juta selama 6 bulan tersebut,” jelasnya.

Untuk tahap pertama Dana Desa, menurut dia, diinstruksikan BLT DD selama 3 bulan untuk April, Mei dan Juni dengan besaran Rp 600 ribu per KK perbulannya. Selanjutnya melalui revisi PMK nomor 50/PMK.07/2020 BLT DD itu, ditambah kembali menjadi 6 bulan untuk Juli, Augustus hingga September, dengan besaran Rp 300 ribu perbulannya”, ungkapnya.

Menurutnya, sampai saat ini berdasarkan peraturan yang ada sepertinya Dana Desa memang diprioritaskan untuk BLT DD. Sedangkan untuk pembangunan kegiatan fisik di desa harus menyesuaikan berdasarkan kemampuan anggaran Dana Desa masing-masing, karena anggaran Dana Desa tahun ini fokus untuk penanganan Covid-19.

“Kalau memang sebagian desa telah melakukan perhitungan difokuskan dana untuk APBDes perubahan itu, hampir dipastikan setiap desa itu tidak lebih hanya satu item kegiatan fisik. Karena tahun ini memang fokus untuk penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Sementara terkait masih banyaknya keluhan terkait pembagian BLT DD di desa-desa Kabupaten Muratara, dia mengungkapkan berdasarkan pantaunya melalui pihak kecamatan semua masih berjalan seperti aturan yang ada. Karena secara regulasi dari awal pihaknya telah menegaskan, agar semua instruksi yang diberikan oleh pemerintah pusat itu harus diikuti sebagai mana mestinya.

“Sebaiknya juga untuk ketransparanan, Pemdes harus menempelkan daftar nama-nama penerima BLT DD ditempat umum atau di fasilitas pemerintah secara menyeluruh. Tujuannya agar dapat dilihat serta diakses oleh masyarakat, kalau bisa harus disandingkan dengan data-data lain seperti PKH, BPNT dan Bantuan Bansos lainnya. Minimal dengan adanya upaya itu, tidak terjadi misskomunikasi atau keributan di masyarakat,” tegasnya.

Diakuinya, sejauh ini sudah hampir sebagian desa-desa di Kabupaten Muratara sudah menyalurkan BLT DD. “Semoga segera diikuti desa-desa lainnya. Kepada Pemdes juga disegerakan mungkin untuk melakukan Musyawarah Khusus ulang, terkait penyiapan BLT DD tahap kedua yang besaran Rp 300 ribu itu,” harapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here