Home Palembang Nihil Kasus Corona Dua Hari Ini di Sumsel

Nihil Kasus Corona Dua Hari Ini di Sumsel

0
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel Dr Nur Purwoko Widodo, M.Epid dalam keterangan pers, Senin (11/5).

PALEMBANG, PE – Belum ada tambahan kasus baru positif Virus Corona di Provinsi Sumatera Selatan dalam dua hari terakhir. Sementara kasus sembuh bertambah tujuh menjadi 64 orang.

“Kasus konfirmasi positif per hari ini tidak ada penambahan. Kasus konfirmasi sembuh, totalnya 64 orang. Kasus sembuh hari ini sebanyak 7 orang. Dari Palembang 5 orang, Ogan Ilir 1 orang, dan Banyuasin 1 orang,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel Dr Nur Purwoko Widodo, M.Epid dalam keterangan pers, Senin (11/5).

Total sampel yang diperiksa di laboratorium hingga hari ini, ia mengatakan, sebanyak 1701 sampel. Terdiri dari 1251 sampel orang tanpa gejala (OTG), 366 sampel Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 84 sampel Orang Dalam Pemantauan (ODP). Jumlah sampel positif 278 orang. Jumlah sampel negatif 260, masih dalam proses pemeriksaan 1163 sampel.

Sedangkan total meninggal sampai hari ini masih tetap sembilan orang. Rinciannya, Palembang dua orang, OkU 1 orang, Banyuasin 1 orang, Prabumulih 1 orang, OKI 1 orang, Muaraenim 1 orang, Musi Rawas 1 orang, dan OI 1 orang. “Pasien Covid-19 yang meninggal hari ini tidak ada,” ucapnya.

Jumlah ODP di Sumsel 4741 orang, ODP selesai pemantauan 3537, ODP masih dalam pemantauan 1204 orang. PDP keseluruhan 316 orang. PDP selesai pengawasan 161 orang. Masih dalam proses pengawasan 155 orang. Penambahan PDP hari ini tiga orang.

Sementara Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri, SKM memastikan kecukupan stok reagen, yang menjadi bahan untuk memeriksa sampel di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang (BBLK) Palembang.

“Hanya saja kemampuan BBLK dalam memeriksa sampel yang masuk belum stabil. Sekarang sedang dilakukan pemenuhan kebutuhan alat-alat, supaya kapasitas pemeriksaan lebih besar,” ujarnya.

Disinggung mengapa bisa dua hari terakhir tidak ada penambahan kasus baru yang positif, menurutnya, hasil pemeriksaan memang seperti itu. Namun begitu, ia mengakui kapasitas pemeriksaan sampel di BBLK terbatas, lantaran keterbatasan alat tadi. Diketahui bahwa BBLK hanya sanggup memeriksa sampel sebanyak 200-an dalam sehari. Sementara sampel yang masuk jauh lebih banyak.

Terkait perkembangan wacana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Palembang, ia mengatakan, sudah diajukan ke Kementerian Kesehatan. “Keputusannya masih di pusat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, pemerintah membolehkan warga bepergian. Namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Berdasarkan surat edaran dari pusat, persyaratan yang dimaksud, harus ada surat keterangan dari dinas terkait untuk aparatur sipil Negara (ASN), bepergian tidak dalam rangka mudik.

“Lalu ada surat keterangan kesehatan yang harus dibawa pelaku perjalanan. Disertai dengan bukti hasil rapid test non reaktif atau hasil PCR negatif. Kalau itu tidak terpenuhi, pelaku perjalanan tidak diijinkan untuk melanjutkan perjalanan. Kantor Kesehatan Pelabuhan memastikan bahwa persyaratan itu harus dipenuhi pelaku perjalanan,” kata Nur Purwoko. CIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here