Home Sumsel Indralaya Sanksi Tegas Menanti Bagi ASN OI yang Mudik

Sanksi Tegas Menanti Bagi ASN OI yang Mudik

0
Sekda Ogan Ilir, Herman, saat memberikan keterangan pada media terkait larangan mudik bagi ASN di OI.

INDRALAYA. PE- Sanksi tegas akan diberikan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Caram Seguguk, jika melanggar aturan larangan mudik.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Ilir, Herman bahwa pihaknya tak hanya meneruskan instruksi pusat soal larangan mudik ASN tersebut.

Tapi juga, memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir. “Artinya mereka dilarang bepergian ke tempat-tempat yang terpapar Virus Corona,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (12/5/2020).

Lantas bagaimana jika ASN yang bekerja di Ogan Ilir, namun berdomisili di Palembang? Mengingat hampir mayoritas ASN Ogan Ilir berasal dari Palembang, dan kota tersebut telah menjadi zona merah.

Herman menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan kebijakan sejak wabah Covid-19 telah menjadi Pandemi. Yakni dengan menerapkan 50 persen kerja di rumah, dan 50 persen kerja di kantor.

“Bagi yang sakit, flu atau demam, kami tidak wajibkan bekerja,” ungkapnya. Pihaknya juga mengawasi ASN yang berdomisili di Palembang, agar tidak bepergian untuk hal yang tak penting.

Dengan itu, tindakan preventif dapat berjalan, dan ASN diharapkan terhindar dari virus Covid-19 itu. Jika ASN Ogan Ilir masih membandel dengan mudik ke luar daerah, pihaknya tak segan untuk menjatuhkan sanksi.

Sanksinya tergantung pelanggaran, mulai dari sanksi ringan, menengah atau berat. “Yang terberat seperti penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat sampai diberhentikan dengan hormat atau tidak hormat,” jelasnya. VIV

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here