Home Palembang SMB IV Harap Kapolda Sumsel Baru Selesaikan Masalah Pertanahan yang Lama...

SMB IV Harap Kapolda Sumsel Baru Selesaikan Masalah Pertanahan yang Lama dan Berbelit

0
Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Diraja SH Mkn

 

PALEMBANG.PE – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Priyo Widyanto resmi diganti. Priyo digantikan Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, yang sebelumnya menjabat sebagai Ass SDM Kapolri.

Mutasi Kapolda Sumsel sesuai Surat TR benomor : ST/1377/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020. Kapolda Priyo terhitung enam bulan bertugas sebagai orang nomor satu Polri di Sumsel.

Irjen Pol Priyo sendiri diangkat dalam jabatan baru sebagai Sahlisosbud Kapolri. Dia menggantikan Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran MSi yang dimutasikan sebagai Kapolda Jatim.

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Diraja SH Mkn berharap Kapolda Sumsel yang baru, bisa mengemban jabatannya dengan amanah dan dapat membahagiakan masyarakat dengan pemberian pelayanan kepada masyarakat yang optimal.

“Kalau hal-hal yang umum seperti administrasi pelayanan umum sudah lumayan, SIM sudah cukup bagus, pembayaran STNK, polisi lalu lintas sudah lumayan,” katanya, Sabtu (2/5).

Untuk permasalahan yang perlu dituntaskan oleh Kapolda Sumsel yang baru, menurut pria yang berprofesi sebagai notaris ini, seperti masalah penanganan kasus pertanahan di Sumsel yang masih banyak yang perlu segera diselesaikan.

“Karena apabila petugas bermain mata disitu, sering terjadi permainan kasus tanah disitu, itu mungkin paling utama di Sumatera Selatan,” katanya. Untuk kinerja kepolisian, dia melihat sangat baik juga tidak, tapi jelek juga tidak.

“Kalau untuk pengamanan masyarakat pada umumnya oke, bagus mungkin bisa di apresiasi. Kalau begal udah jarang karena lebih cepat tertangkap, sudah baguslah penanganan kasus kriminal seperti itu sudah enggak ada masalah, Cuma permasalahan pertanahan yang lama sekali prosedurnya, berbelit-belit disitu,” katanya.

Dia juga berharap kepada kepolisian bisa mengamankan aset-aset sejarah dan wisata di Sumsel dan dijaga, sehingga turis-turis bisa lebih tertarik dan bisa nyaman di Sumsel. “Terhadap objek-objek vital itu pengamananya lebih dimaksimalkan dan lebih di sosialisasikan,”katanya. DUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here