Home Sumsel Banyuasin Warga Gigit Jari, Pak Bupati! Tolong Dicek Lagi Data Penerima BLT

Warga Gigit Jari, Pak Bupati! Tolong Dicek Lagi Data Penerima BLT

0

BANYUASIN, PE – Pengucuran Bantuan Langsung Tunai Bupati Banyuasin (BLT BB) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp.600 ribu untuk warga miskin dampak pandemi virus corona dan coronavirus disease 2019 (covid-19), menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Menariknya bagi warga yang menerima bantuan tentu merasa senang karena uang itu setidaknya dapat digunakan untuk keperluan lebaran, sebaliknya tak bisa dipungkiri banyak juga warga yang kecewa lantaran tidak mendapatkan sama sekali bantuan tersebut.

Seperti terjadi di Desa Sumber Mekar Mukti dan Bangun Sari Kecamatan Tanjung Lago, banyak warga miskin yang telah di data oleh perangkat Desa tapi kenyataan dilapangan bantuan yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.

Berdasarkan penulusuran dari sejumlah pihak yang berkompeten di tingkat Desa dan Kecamatan bahwa pendataan nama-nama penerima bantuan terlebih dahulu dilakukan verifikasi di tingkat desa, sebelum diajukan ke Kabupaten.

Kenyataan berbeda di lapangan saat berlangsung pembagian ATM dan rekening ke penerima bantuan, soalnya banyak warga yang layak katagori miskin tidak menerima justru sebagian bantuan tak tepat sasaran.

“Pak Bupati tolong dikroschek kembali data penerima BLT, sebab masih banyak warga miskin yang belum menerima bantuan,” ujar Iswandi, Ketua Relawan Jaya Bersatu Banyuasin.

Ia mempertanyakan alasan pihak Kabupaten melakukan pengurangan data penerima bantuan yang diusulkan oleh desa. Sehingga Dana Desa yang telah dianggarkan untuk BLT tidak terserap semuanya.

“Sudah jelas aturan dari Pemerintah Pusat dianggarkan 25-30 persen dari dana desa untuk BLT, kenapa dana itu sampai tidak terserap semuanya. Aneh, masalahnya apa, sehingga merugikan masyarakat,” katanya.

Permasalahan yang sama juga muncul di Desa Telang Jaya, Panca Mukti dan Telang Rejo membuat warga komplain sehingga perangkat desa setempat menjadi bahan hujatan masyarakat.

Padahal, mereka sudah mendata secara benar tapi setelah nama-nama diserahkan ke pihak Kabupaten yang keluar bukan sesuai data yang diusulkan, malah ada data yang ganda.

“Jadi jelas data yang diturunkan ke desa tidak akurat, wajar masyarakat merasa kecewa sebab bantuan yang disalurkan sebagian tidak tepat sasaran,” timpal Dodi, warga Telang Jaya.

Kepala DPMD Banyuasin Roni Utama menegaskan bahwa data penerima BLT yang dikucurkan dari Dana Desa berdasarkan Verifikasi dilakukan oleh desa setempat.

Apabila anggaran Dana Desa tidak mencukupi, maka akan tercover oleh APBD Banyuasin yang disebut BLT Bupati Banyuasin untuk nilainya sama.

“Muncul masalah data penerima BLT ada pengurangan, kemungkinan tidak memenuhi syarat atau kriteria yang ditentukan, masyarakat tersebut sudah mendapat bantuan sosial (bansos) Kemensos,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Banyuasin Alamsyah Rianda menjelaskan tidak ada pembatalan nama baik pengurangan atau penambahan data penerima BLT BB dan BLT DD oleh pihaknya. Bantuan itu sudah sesuai data yang diajukan pihak Desa/Kelurahan.

“Berkaitan BLT DD, saya akan koordinasikan dengan Dinas PMD. Ada kemungkinan warga tersebut masuk dalam bantuan Kemensos,” tandasnya. BUD

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here