Home Sumsel Muara Rupit Atasi Kebakaran Sedini Mungkin dengan APAR

Atasi Kebakaran Sedini Mungkin dengan APAR

0
Sosialisi pengunaan APAR oleh Satpol-PP dan Damkar Muratara, di Desa Tanjung Agung.

MURATARA,PE- Sebagai upaya mengajak masyarakat untuk mengatasi kebakaran sedini mungkin, Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memberikan sosialisasi pengunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada masyarakat Desa Tanjung Agung Kecamatan Karang Jaya, Selasa (16/6/20).

Bertempat di Balai Desa Tanjung Agung, sosialisasi yang dihadiri semua perangkat desa dan masyarakatnya bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahayanya kebakaran bila tidak segera dipadamkan saat api masih kecil, serta mengajarkan tata cara pengunaan APAR dan jenis-jenis api yang bisa dipadamkan dengan pengunaan alat tersebut.

Kepala Satpol PP dab Damkar Muratara, Firdaus SH M. Hum melalui Kasi Opsdal Hendri Ashari SE, MM kepada Palembang Ekspres mengatakan, sosialisasi pengunaan APAR kepada masyarakat di Desa Tanjung Agung sebagai langkah antisipasi kebakaran.

“Hal itu sendiri terlaksana berkat adanya dukungan dan kerjasama dari Pemdes Tanjung Agung, dalam rangka memberikan pemahaman baik kepada perangkat desa maupun masyarakatnya tentang betapa bahayanya api yang berpotensi kebakaran bila tidak segera dipadamkan saat api masih kecil. Juga pemahaman tentang tata cara pemadaman api dengan mengunakan APAR,” terangnya.

Sebenarnya, lanjut dia, pengunaan APAR sendiri sebagai antisipasi saat api masih kecil tetapi berpotensi kebakaran. “Artinya belum sempat membesar hingga terjadi kebakaran, karena bila terjadi kebakaran pasti ada nilai kerugian, bahkan bisa menelan korban jiwa. Disinilah pentingnya pengetahuan cara pemadam api tersebut,” ungkapnya.

Menurut Hendri, kegunaan APAR itu banyak sekali sebagai langkah antisipasi. Harusnya setiap kantor-kantor pemerintah maupun tempat ibadah, ada APAR untuk upaya pemadaman api sebelum datangnya bantuan dari tim pemadam kebakaran. Untuk itulah dia mengajak Kepala Desa yang ada di Kabupaten Muratara, menyiapkan APAR sebagai langkah antisipasi.

“Kalau menurut saya di desa itu minimal harus memiliki 10 sampai 15 tabung APAR, yang bisa disebar di tempat-tempat umum, baik kantor, tempat ibadah, balai pertemuan atau tempat-tempat lainnya. Termasuk juga di rumah, dan minimal kita menjaga harta benda kita sebelum ditimpa musibah kebakaran yang pastinya merugikan,” ajaknya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here