Home Headline News Diduga Berikan Layanan ‘Plus-plus’, 12 Terapis Wanita Diamankan

Diduga Berikan Layanan ‘Plus-plus’, 12 Terapis Wanita Diamankan

0
Kepala Sat Pol PP Provinsi Sumatera Selatan Aris Saputra memberikan pembinaan kepada 12 terapis wanita yang terjaring razia gabungan, Selasa (9/6) malam.

PALEMBANG, PE – Sebanyak 12 orang perempuan tanpa identitas dan terindikasi memberikan layanan pijat ‘plus plus’, diamankan dalam operasi razia gabungan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Selatan bersama Tim Satuan Tugas Pengamanan dan Penegakan Hukum.

Dalam operasi tersebut, tim kembali mengamankan ratusan botol minuman keras. Serta menertibkan tempat hiburan berupa tempat spa dan panti pijat urut, yang tidak memiliki izin dari Pemerintah, dengan menyalahgunakan fungsi usahanya.

“Operasi gabungan digelar pada Selasa (9/6) malam pukul 20.30 hingga 00.00 WIB. Mengambil lokasi di Jalan Celentang, Sako, dan Komplek Ilir Barat Permai,” kata Kepala Sat Pol PP Provinsi Sumatera Selatan Aris Saputra dihubungi, Rabu (10/6).

Dikatakan dia, terjaring 12 orang terapis perempuan dalam operasi tersebut setelah saat diperiksa tidak bisa menunjukkan identitasnya. “Mereka terindikasi melakukan praktik pijat plus-plus,” tukasnya.

Personel yang dilibatkan sebanyak 50 orang. Mereka terdiri dari Sat Pol PP Provinsi Sumsel, Kodam, Polda, Kejati, Pengadilan Tinggi, Korem, Pomdam/Denpom, POM AL, POM AU, Kesbangpol, Dinkes, dan Biro Hukum Pemprov Sumsel.

“Ini kegiatan rutin untuk mengedukasi, sosialisasi, dan pembinaan masyarakat dalam rangka pencegahan Covid-19. Semoga akan semakin tertib dan sehat. Sumsel Tangguh,” pungkasnya.

Sebelumnya, Satgas Pengamanan dan Penegakan Hukum menertibkan sebuah café di Jalan MP Mangkunegara, Palembang, lantaran terdapat kerumunan pengunjung, bahkan memperdagangkan minuman berakohol tanpa izin, Sabtu (6/6) malam. Setidaknya seratus botol mikol diamankan dalam operasi rutin tersebut. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here