Home Polda Sumsel Kabid Humas Pimpin Press Release Kasus Penusukan Anggota Polisi

Kabid Humas Pimpin Press Release Kasus Penusukan Anggota Polisi

0
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Supriadi, MM, didampingi Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan dan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji, SIK, saat memimpin Press Release Hasil Ungkap Kasus Perkara Pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polda Sumsel, di Polrestabes Palembang, Selasa (16/6).

PALEMBANG.PE – Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Supriadi, MM, didampingi Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan dan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji, SIK, memimpin Press Release Hasil Ungkap Kasus Perkara Pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polda Sumsel, di Polrestabes Palembang, Selasa (16/6).

Dalam Press Release tersebut, Kabid Humas menerangkan Perkara Pencurian dengan kekerasan dalam hal ini sebagai korban adalah anggota Polri bernama Aipda Andre Muzakir,SH yang berdinas di Pam Obvit Sat Sabhara Polrestabes Palembang. Untuk identitas pelaku diketahui berjumlah 2 orang, berinisial DS (24 Tahun, MD) dan RC (25 Tahun).

“Adapun karang bukti yang berhasil diamankan 1 pucuk senjata api Laras panjang jenis V2, 8 butir amunisi/peluru Cal 7,62ml, 1 magazen warna hitam,1 butir selongsong amunisi cal 9ml, 2 butir selongsong cal 7,62, 1 bilah senjata tajam jenis pisau, 1 pucuk senjata air softgun jenis Barrete Warna Silver, 1 buah dompet warna cokelat milik tsk an. RC , 1 buah dompet warna hitam milik Tsk an. DS (MD) dan pakaian yang digunakan kedua tsk. Pasal yang disangkakan, yaitu Pasal 365 Ayat (1) dan 1 ke 1e,2e, dan 4e KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 12 Tahun penjara,” papar Kabid Humas.

Kabid Humas menjelaskan Modus Operandi pelaku adalah sekira jam 01.30 WIB pelaku sudah menunggu dirumah korban, kemudian sekira pukul 03.00 WIB korban pulang dari dinas di Polrestabes Palembang sesampainya di rumah lalu korban dan pelaku bersama-sama makan di rumah korban.

“Setelah pelaku dan korban makan selanjutnya terjadi keributan di dalam rumah, dan kemudian pelaku menusuk sebanyak 9 lubang di tubuh korban. Sempat terjadi perlawanan, sehingga korban berhasil mengambil senjata jenis sofgun yang sudah dimodifikasi pelaku. Tapi kemudian pelaku melarikan diri dengan motor Honda Beat warna biru, serta membawa senjata api dinas jenis v2 milik korban,” ujarnya.

Selanjutnya, Tim Jatanras Polda Sumsel dan Opsnal Reskrim Polrestabes Palembang dipimpin Oleh AKBP Nuryono,SH, Sik, MM dan Kompol Antoni Adi, SH, MH langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan. Akhirnya pada saat pelaku ditemukan dan akan dilakukan penangkapan, pelaku berupaya memberikan perlawanan dengan mengeluarkan tembakan ke arah anggota.

“Anggota tim mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 2 kali, namun tidak dihiraukan tersangka yang tetap saja menyerang anggota. Tidak mau ambil resiko, anggota langsung melepaskan tembakan ke arah pelaku yang mengenai bagian dadanya dan pelaku terjatuh. Pelaku lalu dibawa berobat ke Rumah Sakit Bhayangkara, akan tetapi di perjalanan pelaku meninggal dunia,” tukas Kabid Humas. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here