Home Adhyaksa Sriwijaya Kejati Sumsel Usut Dana Kelurahan, Terbitkan Sprinlid

Kejati Sumsel Usut Dana Kelurahan, Terbitkan Sprinlid

0
Kajari Prabumulih, Topik Gunawan SH MH

Kasus Dilaporkan ke Kejagung
PRABUMULIH.PE – Dugaan penggunaan dana kelurahan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Pusat senilai Rp 8,8 Milyar di Kota Prabumulih yang tidak sesuai, dilaporkan masyarakat ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Menerima laporan tersebut, Kejagung memerintahkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel untuk segera melakukan penyelidikan.

Untuk memeriksa benar tidaknya ada kecurangan dalam penggunaannya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pun menerbitkan surat perintah penyelidikan (Sprilid) untuk mengusut kasus dugaan korupsi penggunaan dana kelurahan di kota Prabumulih.

Gonjang ganjing adanya pengusutan dana kelurahan itupun belakangan ini juga telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat kota Prabumulih. Bahkan penyidik Kejati Sumsel sudah mulai memanggil beberapa Lurah, untuk dimintai keterangan.

“Ya benar, penggunaan Dana Kelurahan sempat dilaporkan masyarakat ke Kejagung. Tapi pihak Kejati Sumsel yang ambil alih. Baru saja diterbitkan surat perintah penyelidikan (sprinlid) untuk dana kelurahan ini,” beber Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Topik Gunawan SH MH saat dikonfirmasi awak media diruang kerjanya, akhir pekan kemarin.

Topik mengungkapkan, dalam pengusutan dugaan korupsi dana yang diperuntukan 25 kelurahan, pihaknya diminta untuk melakukan puldata dari beberapa kelurahan di Prabumulih untuk disampaikan ke Kejati Sumsel.

“Nanti untuk update perkembangannya bisa langsung saja ke Kejati Sumsel, ya. Kami hanya diminta dari Kejati untuk melakukan pulbaket saja. Kita ambil sampel dari beberapa kelurahan saja. Mekanismenya mirip dengan dana desa,” katanya seraya mengatakan, ada beberapa dari Kelurahan yang sudah dipanggil ke Kejati.

Sekedar mengingatkan, pada tahun 2019 yang lalu sebanyak 25 kelurahan di Prabumulih mendapat kucuran dana dari Pemerintah Pusat dengan nilai mencapai sekitar Rp 8,8 Milyar dari DAU (Dana Alokasi Umum). Dana tersebut nantinya akan disalurkan ke 25 Kelurahan yang ada di Kota Prabumulih. Untuk besaran dana tiap kelurahan sendiri tidak sama, sesuai kriteria yang ada. RAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here