Home Parlemen & Politik KPU Kabupaten Mulai Rekrut PPDP

KPU Kabupaten Mulai Rekrut PPDP

0
Ketua KPU OKU, Naning Wijaya

PALEMBANG, PE – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 2020 terus berjalan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, saat ini mulai melakukan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), yang akan bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih.

Ketua KPU OKU Naning Wijaya mengatakan, perekrutan petugas pemutakhiran data pemilih dilaksanakan mulai tanggal 24 Juni sampai 14 Juli 2020. Dimana, dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU 2020, KPU membutuhkan petugas sebanyak 725 orang, dan secara keseluruhan akan melibatkan 1.798 orang.

Kebutuhan tersebut, menurutnya, disesuaikan berdasarkan hasil pemetaan tempat pemungutan suara (TPS) yang telah dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Dengan mempertimbangkan jumlah pemilih yang tidak lebih dari 500 pemilih per-TPS, serta tidak melakukan pemecahan Rukun Tetangga (RT) maupun pemecahan Kepala Keluarga (KK).

“Setelah ditetapkan, masa kerja PPDP sekitar satu bulan, akan dimulai tanggal 15 Juli sampai dengan 14 Agustus 2020. Tapi nantinya akan dilakukan Bintek dulu pada 11-14 Juli,” ujar Naning, Senin (29/6).

Petugas pemutakhiran data pemilih nantinya, bertugas melakukan pencocokan dan penelitian dengan cara mendatangi rumah ke rumah dalam ruang lingkup satu TPS. Selanjutnya, hasil coklit tersebut akan direkap dan diolah oleh masing- masing tingkatan, untuk ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh KPU Kabupaten.

“Nanti hasil pemuktahiran diplenokan ditingkat masing- masing mulai PPS, PPK dan KPU. Hasilnya berupa Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang diumumkan ke publik,” tuturnya.

Ditambahkan Naning, jika nantinya masih terdapat warga yang memenuhi syarat memilih namun tidak terdaftar, untuk segera melapor sehingga bisa diakomodir.

“Kita juga minta masyarakat untuk pro aktif, dan menghubungi PPS masing- masing jika namanya tidak ada, nanti dicatat di daftar pemilih,” tandasnya.

Dilanjutkan Naning, bagi PPDP nanti diharuskan memenuhi prasarat yang sudah baku. Diantaranya, independen, sehat jasmani dan rohani, serta mampu mengoperasikan perangkat teknologi informasi.

Selain itu, mengingat saat ini masa pandemi Covid-19, ada beberapa syarat tambahan bagi petugas pemutakhiran data pemilih. Di antaranya, berusia antara 20 – 50 tahun. Tidak memiliki riwayat penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes dan sebagainya.

“Selama bekerja, PPDP juga diharuskan mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Nantinya untuk mencegah resiko penularan, saat menjalankan tugas, PPDB akan dibekali dengan alat pelindung diri (APD), berupa masker, sarung tangan sekali pakai, dan face shield atau pelindung wajah, maupun disiapkan handsanitizer.

“Nanti juga, semua petugas insya allah menjalankan rapid test dahulu pada 6 Juli di masing-masing Kecamatan,” pungkasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here