Home Headline News Penambahan Kasus Baru Kian Melambat

Penambahan Kasus Baru Kian Melambat

0

PALEMBANG, PE – Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Selatan kian melambat. Pada Rabu (24/6), terdapat penambahan 14 kasus baru. Dengan rincian, dari Palembang 13 orang dan Muaraenim 1 orang.

Demikian dikatakan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri dalam siaran pers virtual menggunakan aplikasi Zoom di Command Center Pemprov Sumsel, Rabu (23/6).

Sedangkan pasien Covid-19 yang sembuh pada hari ini di Sumsel juga ada penambahan sebanyak 68 orang. Sehingga total kasus sembuh sebanyak 893 orang.

“Penambahan pasien sembuh yang baru tersebut berasal dari Palembang 54 orang, Ogan Ilir 1 orang, Lubuklinggau 3 orang, Musi Banyuasin 10 orang,” ucapnya.

Kasus meninggal akibat hari ini satu orang, yang berasal dari Palembang. Sehingga total meninggal di Sumsel akibat Covid-19 sebanyak 75 orang.

Total kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumsel sebanyak 1869 orang, kasus selesai (sembuh dan meninggal) 968 orang, dan kasus aktif (masih dalam proses penyembuhan) 901 orang.

Adapun Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel sampai hari ini totalnya 8098 orang, selesai pemantauan 6460 orang, masih dalam proses pemantauan 1638 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah secara keseluruhan 885 orang, selesai pengawasan 434 orang, masih proses pengawasan 451 orang.

Disinggung pemeriksaan sampel di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang, menurut dia sudah tidak ada lagi penumpukan sampel. Saat ini masa tunggu hasil hanya dua hari.

“Itu sudah kembali normal sebagaimana di awal-awal pandemi,” tukasnya.

Dikatakan dia, penurunan kasus positif Covid-19 dalam tiga hari terakhir memang hasil pemeriksaan BBLK. Bukan lantaran pengiriman sampel dari kabupaten dan kota menurun.

“Pengiriman sampel dari kabupaten dan kota tetap berjalan seperti biasa. Penurunan itu karena memang kasusnya menurun,” ucapnya.

Pada prinsipnya, kata dia, sampel swab yang diambil adalah orang tanpa gejala, atau orang yang kontak dengan kasus positif. Apabila penambahan kasus positif banyak, tentu sampel yang dikirim juga banyak.

“Jumlah sampel mengikuti jumlah kasus yang diumumkan. Saat ini sampel yang diperiksa mencapai 800 tiap harinya. Rata-rata pengambilan sampel di lingkungan keluarga saja berkisar 4-5 orang. Jadi kalau ada sepuluh kasus positif, maka sampel yang dikirim paling sedikit 40-50 orang,” tuturnya.

Terkait penyebab kasus sembuh yang banyak dalam beberapa hari terakhir, menurut dia, itu lantaran waktu tunggu hasil yang sebentar, hanya dua hari. Jauh lebih baik dari sebelumnya yang bisa sampai dua pekan.

“Lantaran waktu tunggu hasil saat ini hanya dua hari, tim medis di puskesmas dan rumah sakit bisa cepat ambil tindakan kepada ODP dan PDP. Utamanya yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Makanya kasus sembuh jadi banyak,” pungkasnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here