Home Advertorial Persiapan New Normal, DPRD Banyuasin Serap Aspirasi Masyarakat

Persiapan New Normal, DPRD Banyuasin Serap Aspirasi Masyarakat

0
Pimpinan DPRD Banyuasin bersama Bupati H Askolani, saat mendengarkan aspirasi warga di Kecamatan Betung.

BANYUASIN. PE-Pimpinan dan Anggota DPRD Banyuasin ikut serta terjun ke masyarakat dalam rangka menghadapi persiapan New Normal, sekaligus menyerap aspirasi serta perkembangan penyaluran bantuan dampak wabah Covid-19.

Kunjungan kali ini di Kecamatan Betung, Kamis (11/6), langsung dihadiri Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, Bupati Banyuasin H Askolani dan jajaran OPD dan Camat serta anggota DPRD Dapil VI, diantaranya Indra Gunawan, Alexander, Jupriadi, Asdianto dan Sumanto.

Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan menjelaskan bahwa kedatangan dirinya untuk mendengarkan laporan penyaluran BLT, bansos dan bantuan lainnya dari para Kepala Desa dan Lurah, serta kesiapan dan kesiagaan Puskesmas Betung dalam menangani penyebaran virus Corona (Covid-19).

Anggota DPRD Banyuasin yang turun langsung untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Selain itu, dia mengajak dalam penerapan new normal ini supaya melakukan perubahan pola dan perilaku yang sesuai dengan kondisi pandemi Corona.

“Tentunya kita akan melihat kondisi aktifitas warga yang kembali normal, diantara pembatasan sosial diberbagai aspek yang akan dilonggarkan nantinya, namun harus disertai dengan ketentuan protokoler kesehatan pencegahan covid-19,”terangnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga membagi-bagikan masker gratis kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Pangkalan Balai serta memberi tali asih kepada para pedagang kecil dan tukang ojek di pasar tersebut.

Bupati Banyuasin H Askolani memberi penjelasan terkait siapa saja yang berhak menerima bantuan dampak wabah Covid-19.

Irian mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat mentaati anjuran pemerintah, dan menjaga pola hidup sehat. “Ingat selalu cuci tangan, dan saat beraktivitas diluar rumah selalu menggunakan masker,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin H Askolani menegaskan bahwa perangkat desa, ASN, TNI dan Polri, termasuk orang kaya tidak boleh menerima bantuan sosial, baik dari Kementerian Sosial seperti PKH, BSP, dan Bansos Tunai maupun bantuan BLT dari Bupati Banyuasin serta BLT dari Dana Desa.

“Perangkat Desa, Kades, BPD, Sekdes, Kadus dan Ketua RT tidak boleh menerima Bantuan Sosial, karena mereka sudah dapat gaji atau honor dari negara. Perangkat Desa yang sudah terlanjur menerima bantuan sosial, harus mengembalikan dana yang diterima, “tegas H Askolani, dalam rangka sosialisasi persiapan New Normal dan evaluasi penyaluran bansos tahap pertama.

Ia menuturkan, semua terdampak Covid 19, termasuk Bupati dan anggota DPRD. Namun terdampak disini, menurut Bupati, adalah mereka yang kehilangan mata pencarian sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka akibat Covid- 19 ini.

“Artinya, yang menerima bansos itu mereka yang memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan. Sedangkan untuk perangkat desa, ASN, TNI dan Polri, tidak diperbolehkan, “tukasnya. BUD/ADV

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here