Home Sumsel Muara Rupit Segel Ruangan Belajar, Puluhan Warga Minta Kepsek Diganti

Segel Ruangan Belajar, Puluhan Warga Minta Kepsek Diganti

0
Puluhan Wali Murid Saat mendatangi SDN Kertasari, Karang Dapo, Muratara.

MURATARA,PE- Puluhan warga Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menyegel ruangan belajar SDN Kertasari, Senin (29/6/20). Aksi warga itu, diduga buntut protes warga terkait dugaan Kepala Sekolah (Kepsek) tidak transparan dalam pengunaan dana anggaran sekolah.

Penyegelan ruang belajar dengan mengunakan kayu oleh masyarakat sekaligus wali murid di sekolah itu, juga berlanjut dengan mendatangi kantor Dinas Pendidikan Muratara untuk menyampaikan aspirasi mereka yang meminta Kepala SDN Kertasari untuk diganti.

Ketua Komite SDN Kertasari, Eman kepada awak media mengatakan, aksi puluhan masyarakat yang merupakan wali murid dari SDN Kertasari itu,
sebagai bentuk protes karena selama ini ada beberapa hingga terjadinya penyegelan tersebut.

“Pertama terkait pengunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekolah yang diduga tidak tepat sasaran, misalnya saja terkait perawatan sekolah, banyak yang kami nilai tidak tepat sasaran. Plafon gedung sekolah masih banyak rusak, cat sekolah sudah pudar, taman dan sebagainya,” terangnya.

Lainnya seperti penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), kata Eman, yang mereka nilai dilakukan tanpa musyawarah dengan warga sekolah. Bahkan menurutnya, sebagai Komite Sekolah, pihaknya seperti tidak diakui. Bukan pihaknya saja, ujarnya, para dewan guru juga mengeluhkan karena insentif mereka diduga tidak pernah dibagikan.

“Selain itu wali murid juga mengeluhkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) siswa, karena buku tabungan siswa tidak diberikan. Intinya semenjak dipimpin dia, sekolah kami tidak ada perubahan. Malah sekolah tambah kacau, untuk itu kami minta dia diganti,” pintanya.

Sementara Kepala Desa Kertasari, Sundoyo, saat ikut mendampingi warganya mengatakan dia hanya memfasilitasi warganya yang juga sebagai wali murid itu datang ke Dinas Pendidikan, “Kapasitas saya dalam hal ini sebagai kepala desa hanya mendampingi saja, jangan sampai ada demo atau ribut,” terangnya singkat.

Terpisah, Kepala Disdik Muratara Muratara, Drs H Sukamto, MPd saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu aspirasi dari yang disampaikan wali murid tersebut. “Kita pelajari dulu apa masalahnya, nanti akan kami panggil kepala sekolahnya,” terang Sukamto.

Sementara Kepala SDN Kertasari saat coba dikonfirmasi melalui ponselnya, hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here