Home Pendidikan STIHPADA Buka Pendidikan Advokat Online

STIHPADA Buka Pendidikan Advokat Online

0
Ketua Dewan Pembina STIHPADA Dr Firman Freaddy Busroh, SH, MHum

PALEMBANG, PE – Pandemi Virus Corona memaksa sebagian orang untuk belajar dan bekerja dari rumah. Lantaran itulah, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) membuka pendidikan khusus profesi advokat secara daring (online).

“Ada banyak permintaan agar kami membuat kelas advokat. Makanya kami berkomunikasi dengan pihak PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) pusat. Dan mereka menyetujui kami membuat pendidikan khusus profesi advokat online,” kata Ketua Dewan Pembina STIHPADA Dr Firman Freaddy Busroh, SH, MHum ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/6).

Dikatakan dia, pendidikan ini berlangsung secara online. Saat ini masih proses pendaftaran. Ditargetkan peserta minimal 15 orang dan maksimal 30 orang.

“Biayanya, Rp5 juta untuk biaya pendidikan dan Rp1 juta untuk biaya pendaftaran. Pendidikan berdurasi dua bulan lebih,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dosen memberikan kuliah lewat daring. Apabila pengajarnya tidak memiliki laptop atau kuota internet, pihaknya telah menyiapkan satu ruangan di kampus STIHPADA, yang memang untuk kuliah daring.

“Belajarnya setiap hari Sabtu. Nanti kita tentukan jadwalnya. Saat ini kita masih mencari peserta. Kalau sudah minimal 15 orang, kelas advokat online kita jalankan,” terangnya.

Mereka yang telah mengikuti pendidikan advokat ini, ia melanjutkan, akan mendapatkan sertifikat, yang menjadi persyaratan untuk menjalani Ujian Profesi Advokat.

Menurut dia, khusus untuk pendidikan advokat online ini, baru dua lembaga yang menggelarnya di Indonesia. Yakni Hukum Online dan STIHPADA.

“Sejauh ini yang baru mendaftar sebanyak lima orang, karena memang kita baru buka programnya,” tukasnya.

Menurutnya, pendidikan advokat online merupakan salah satu terobosan STIHPADA, untuk menjawab kebutuhan para lulusan Sarjana Hukum, yang ingin menjadi advokat.

“Banyak sekali masukan ke saya. Pak, kami mau advokat tapi terkendala macam-macam. Makanya kita siapkan infrastruktur pendidikan secara online,” tukasnya.

Persyaratan mengikuti pendidikan advokat online, dikatakan dia, peserta haruslah berpendidikan Sarjana Hukum atau Sarjana Hukum Islam dan tidak terbelit permasalahan hukum.

“Pendidikan ini merupakan persyaratan mutlak untuk menjadi seorang advokat. Kalau masyarakat berkeinginan jadi advokat, silakan bergabung di Pendidikan Advokat Online STIHPADA,” ujarnya.

Adapun syarat pendaftaran, peserta menyerahkan salinan ijazah S-1 dan transkrip nilai yang sudah dilegalisir, foto diri, dan mengisi formulir.

“Peminat bisa menghubungi saudara Rizki di nomor 081272465732,” pungkasnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here