Home Olahraga Tes Peak Pelatnas BMX, Jasmine Lewati Rintangan Pro Section

Tes Peak Pelatnas BMX, Jasmine Lewati Rintangan Pro Section

0
Sekretaris Umum (Sekum) ISSI Sumsel Andy Moturua bersama atlet Pelatnas balap sepeda asal Sumsel, Jasmine Azzahra.

PALEMBANG, PE – Catatan positif diraih atlet balap sepeda asal Sumatera Selatan (Sumsel), Jasmine Azzahra, yang tergabung dalam Tim Nasional (Timnas) BMX, yang menggelar Tes Peak Power (rutinitas) di Banyuwangi, Jawa Timur.

Tes Peak Power digelar untuk memantau kondisi terbaru atlet BMX yang tidak bisa berlatih maksimal, karena pandemi Covid-19. Selain Jasmine Azzahra, ada lima pebalap BMX nasional yang mengikuti tes tersebut, yaitu I Gusti Bagus Saputra, Rio Akbar, Toni Syarifudin, Pasha dan Amellya Nursyifa.

Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Leonardi Sohe melalui Sekretaris Umum (Sekum) Andy Moturua mengatakan, Jasmine sudah lima bulan mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) Pengurus Besar (PB) ISSI yang dilaksanakan di Banyuwangi.

“Kemarin Jasmine atlet balap sepeda Sumsel mengikuti Tes Peak Power di Banyuwangi bersama atlet Pelatnas BMX Indonesia lainnya. Hasilnya, Jasmine berhasil melewati rintangan Pro Section atau Big Jump, jalur yang hanya dilewati oleh Elite Men dan mempunyai kesulitan yang cukup tinggi,” kata Andy Moturua, Minggu (28/6).

Menurut Andy, capaian yang ditorehkan Jasmine terbilang hebat, karena rintangan Pro Section di Banyuwangi mempunyai kesulitan yang paling tinggi dari tiga sirkuit yang ada. Apalagi, Jasmine baru berusia 16 tahun.

“Selain Jasmine, ada Amellya Nursyifa atlet asal Jawa Tengah (Jateng) yang juga melewati rintangan Pro Section. Keduanya memiliki level kelas dunia, dan beberapa pelatih di Australia bilang mereka sangat interest untuk bisa membina mereka ke level dunia,” tambah dia.

Ditambahkan dia, Jasmine yang ditempa di Training Centre (TC) Pelatnas BMx juga mengulang sukses dengan melewati rintangan Triple sebelum Brem.

Sementara itu, Pelatih Kepala Timnas Balap Sepeda Indonesia, Dadang Haris Purnomo mengatakan, Tes Peak Power di Banyuwangi digelar untuk memantau kondisi para atlet, terutama setelah mereka selama tiga bulan tidak berlatih penuh akibat pandemi Covid-19. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here