Home Sumsel Banyuasin Banyuasin Daerah Resiko Tinggi Penyebaran Covid-19

Banyuasin Daerah Resiko Tinggi Penyebaran Covid-19

0
Gerbang menuju Kawasan Perkantoran Terpadu Banyuasin, Pangkalan Balai.

Peringkat Kedua di Sumsel

PALEMBANG, PE – Setelah Palembang menjadi zona merah penyebaran Corona, Kabupaten Banyuasin juga menyusul menjadi zona merah Covid-19. Kabupaten Banyuasin kini sebagai daerah risiko tinggi penularan Covid-19, dan menempati peringkat kedua kasus terbanyak di Sumatera Selatan.

Ahli Epidemiologi dari Univesitas Sriwijaya, Dr Iche Andriyani Liberty, menyebutkan kemungkinan faktor lokasi yang bertetangga antara Kabupaten Banyuasin dan Palembang turut memicu penyebaran kasus di Banyuasin terus bertambah.

“Dalam epidemiologi dikenal time-place-person, ketiga hal ini mempunyai kaitan dengan distribusi dan frekuensi sebuah kejadian kasus, karena secara geografis dekat maka mobilisasi penduduk Banyuasin ke Palembang tentu tinggi,” kata Iche, Sabtu (4/7).

Namun, Iche menjelaskan zona merah juga dapat mengindikasikan masih rendahnya hasil pembobotan skor yang diakumulasikan dari 14 indikator, yakni 10 indikator epidemiologi, dua indikator pengamatan kesehatan masyarakat, dan dua indikator pelayanan kesehatan.

“Hasil akhir skornya mungkin hanya tercapai pada range 0-1,8 (zona merah),” jelasnya.

Berdasarkan laman resmi GTPP Pusat, zona merah mengindikasikan bahwa penyebaran covid-19 tidak terkendali, transmisi lokal sudah terjadi dengan cepat, wabah menyebar secara luas dan banyak klaster-klaster baru.

Banyuasin sendiri mencatatkan kasus konfirmasi positif pertamanya pada 17 April atau tiga pekan sejak kasus pertama di Sumsel, lalu kabupaten berpenduduk 864.510 jiwa itu menjadi zona merah pada 10 Mei versi GTPP Sumsel.

Zona merah versi GTPP Sumatera Selatan sebelumnya hanya mengindikasikan bahwa wilayah tersebut ditemukan transmisi lokal atau cukup menghitung satu indicator. Kemudian sejak satu pekan lalu GTPP Sumsel memakai peta zonasi GTPP Pusat dan ternyata Banyuasin masuk zona oranye.

Sumsel 2.205 Kasus
Kasus positif terpapar Virus Corona di Provinsi Sumatera Selatan masih terus bertambah. Pada Sabtu (4/7), terdapat penambahan 49 kasus, sehingga total menjadi 2.205 kasus.

Selain kasus positif, kasus konfirmasi sembuh mendapatkan tambahan sebanyak 11 kasus. Dengan adanya tambahan tersebut, kasus sembuh menjadi 1.120 kasus.

Sementara untuk kasus meninggal akibat terinfeksi Covid-19, tidak mengalami penambahan. Saat ini jumlah keseluruhan kasus meninggal menjadi 104 kasus. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here