Home Headline News Bertambah 58 Kasus Corona di Sumsel

Bertambah 58 Kasus Corona di Sumsel

0
Foto Ilustrasi: Jawapos

PALEMBANG, PE – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan pada hari ini ada penambahan 58 orang. Sedangkan kasus sembuh bertambah 37 orang, dan meninggal dua orang.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumatera Selatan Yusri mengatakan, kasus baru Corona hari ini terdistribusi ke sejumlah daerah. Yakni Palembang 30 orang, Muaraenim 14 orang, Banyuasin 10 orang, Ogan Ilir 2 orang, Lubuklinggau 1 orang, dan OKU Timur 1 orang.

“Kasus sembuh ada penambahan 37 orang. Dengan rincian, Palembang 29 orang, Muaraenim 5 orang, Banyuasin 2 orang, dan Ogan Ilir 1 orang. Sehingga total pasien Covid-19 yang sembuh menjadi sebanyak 1451 orang,” ujarnya dalam konferensi pers virtual di Command Center Pemprov Sumsel, Selasa (21/7).

Dikatakan, penambahan kasus meninggal akibat Covid-19 sebanyak 2 orang, yang berasal dari Palembang dan Ogan Ilir. Sehingga total yang meninggal 144 orang.

Total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumsel 3112 orang, kasus selesai 1595 orang, dan kasus aktif 1517 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga hari ini sebanyak 9776 orang, selesai pemantauan 8768 orang, masih dalam proses pemantauan 1008 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total keseluruhan sebanyak 1395 orang, selesai pengawasan 898 orang, masih proses pengawasan 497 orang.

Disinggung pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 oleh Presien Joko Widodo, menurutnya, Gugus Tugas tidak dibubarkan. Tapi, berganti nama menjadi Satuan Tugas Covid-19. “Tentunya kita di daerah akan menyesuaikan,” ucapnya.

Terkait perubahan istilah ODP, PDP, dan Orang Tanpa Gejala (OTG), ia mengatakan, hari ini baru selesai sosialisasi dari pusat.

“Kita akan sosialisasikan ke teman-teman di kabupaten dan kota seminggu ke depan. Seminggu berikutnya, awal Agustus, akan diterapkan nomenklatur baru,” ujarnya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19). Dalam Kepmen yang ditandatangani pada 13 Juli tersebut, Terawan mengganti istilah operasional lama dalam penanganan Covid-19, dengan delapan istilah operasional baru.

Beberapa istilah penting yang diganti yakni orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang tanpa gejala (OTG). Dikutip dari lembaran Kepmenkes tersebut, ODP berubah istilahnya menjadi kontak erat, PDP menjadi kasus suspek, dan OTG menjadi kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik). CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here